Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kiamat

Cara Selamat Dari Kiamat Menurut Gus Baha dan Hadist Hari Akhir

Cara selamat dari kiamat menurut Gus Baha dan hadist hari akhir. Kiamat adalah ketetapan Allah SWT yang tidak mungkin disangkal

Penulis: Alifia | Editor: galih permadi
shutterstock
Ilustrasi 

Cara Selamat Dari Kiamat Menurut Gus Baha dan Hadist Hari Akhir

TRIBUNJATENG.COM – Cara selamat dari kiamat menurut Gus Baha dan hadist hari akhir.

Kiamat adalah ketetapan Allah SWT yang tidak mungkin disangkal, dan saat itu tiba tidak ada yang bisa selamat dari kiamat kecuali mereka yang melakukan amalan tertentu.

Disebutkan oleh Gus Baha mengenai ibadah yang bisa dilakukan oleh muslim saat akhir jaman adalah dengan tidur.

Tidur saat ini menjadi kebiasaan kaum muda, namun menurut Gus Baha tidur merupakan ibadah yang baik ketika seseorang tidak bisa melakukan kebaikan.

Baca juga: 3 Fenomena Alam Tanda Kiamat Sudah Dekat yang Telah Terjadi

Baca juga: 3 Ramalan Kiamat yang Pernah Viral Berikut Hadist Tentang Hari Akhir

Baca juga: 4 Negara Paling Aman Saat Kiamat Bahkan Dianjurkan Nabi Muhammad SAW untuk Ditempati

Baca juga: 3 Daerah yang Diprediksi Menjadi Kemunculan Dajjal Saat Kiamat, Tanah Menjadi Kering Saat Hari Akhir

Tidur menjadi lebih baik ketika di akhir jaman orang-orang hanya bisa melakukan kejahatan dan kekufuran.

Disebutkan dalam sebuah hadist mengenai kondisi akhir jaman menjelang hari kiamat

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي خَيْرَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يَبْقَى مِنْهُمْ أَحَدٌ إِلَّا آكِلُ الرِّبَا فَمَنْ لَمْ يَأْكُلْ أَصَابَهُ مِنْ غُبَارِهِ

Artinya: “Benar-benar akan datang kepada manusia suatu zaman dimana dimana tidak ada seorang pun diantara mereka kecuali memakan harta riba. Sekiranya ia tidak memakannya, setidaknya ia terkena debunya.”

Hadist diatas menunjukkan bahwa menjelang hari kiamat, akan ada banyak sekali orang-orang dengan perbuatannya yang buruk mereka tidak akan bertaubat sebelum mereka melihat sendiri bagaimana kiamat akan terjadi dan penyiksaan datang pada mereka.

 

إِنَّ أَوَّلَ اْلآيَاتِ خُرُوْجًا طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا، وَخُرُوْجُ الدَّابَّةِ عَلَى النَّاسِ ضُحَى، وَأَيُّهُمَا مَا كَانَتْ قَبْلَ صَاحِبَتِهَا؛ فَاْلأُخْرَى عَلَى إِثْرِهَا قَرِيْبًا.

Artinya: “Sesungguhnya tanda (Kiamat) yang pertama kali keluar adalah terbit-nya matahari dari arah barat, lalu keluarnya binatang (dari dalam bumi) kepada manusia pada waktu dhuha. Dan mana saja di antara keduanya yang terlebih dahulu keluar, maka yang lainnya terjadi setelahnya dalam waktu yang dekat.”

 

ثلاثة اذا خرجن لاينفع نفسا ايمانها لم تكن آمنت من قبل أو كسبت في ايمانها خيرا طلوع الشمس من مغربها والدجال والدابة الارض. (رواه مسلم والترمذي)

Artinya: “ada tiga hal yang apabila telah muncul maka keimanan seseorang tidak lagi berguna baginya jika sebelumnya dia tidak beriman, atau tidak beramal kebajikan selama beriman, yaitu: terbitnya matahri dari arah barat, Dajjal, dan hewan melata.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi).

Hendaknya manusia harus terus beribadah, beramal soleh tidak hanya dengan tidur.

Menjauhi segala larangan Allah SWT dan taat pada seluruh perintah Nya membuat manusia selamat dari hari kiamat.

Saat tidur juga hendaknya sebagai seorang muslim juga mengamalkan doa berikut:

اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Allohumma qinii ‘adzaabaka yauma tab’atsu ‘ibaadaka.

Ya Allah, jagalah (jauhkanlah) aku dari siksaan-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu (yaitu pada hari kiamat).

Doa diatas juga telah dijelaskan dalams ebuah hadist yakni Hudzaifah RA yang merupakan sunnah Rasul

وَعَنْ حُذَيْفَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْقُدَ، وَضَعَ يَدَهُ اليُمْنَى تَحْتَ خَدِّهِ، ثُمَّ يَقُولُ: اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ. رَوَاهُ التِّرْمِذِي، وَقَالَ: حَدِيْثٌ حَسَنٌ. وَرَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ؛  مِنْ رِوَايَةِ حَفْصَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا، وَفِيْهِ أَنَّهُ كَانَ يَقُوْلُهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ.

Dari Hudzaifah ra, bahwa sesungguhnya Rasulullah Saw apabila hendak tidur, beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya, kemudian mengucapkan; Allohumma qinii ‘adzaabaka yauma tab’atsu ‘ibaadaka. (Ya Allah, jagalah (jauhkanlah) aku dari siksaan-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu (yaitu pada hari kiamat).(aya/tribunjateng.com)

Baca juga: Penerapan Permainan Cari Jejak Tingkatkan Hasil Belajar IPA

Baca juga: Cara Asyik dan Unik Melatih Operasi Hitung pada Siswa

Baca juga: Langka : Penerima BLT BBM di atas Becak Bernama Mbah Runi Ini Akan Sedekahkan Sebagian Uangnya

Baca juga: Taisei Marukawa optimis PSIS tetap mampu curi poin di kandang Persita Tangerang

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved