Pembunuhan PNS Kota Semarang

Fakta Baru Jasad Terbakar Diduga PNS Pemkot Semarang, Selain Kepala 3 Anggota Tubuh Ini Masih Hilang

Fakta baru mengungkap bukan hanya kepala yang hilang dari jasad yang diduga PNS Pemkot Semarang yang ditemukan di Pantai Marina.

Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD FAJAR
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar (kanan) saat olah TKP penemuan mayat diduga Iwan Budi Pegawai Bapenda Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakta baru mengungkap bukan hanya kepala yang hilang dari jasad yang diduga PNS Pemkot Semarang yang ditemukan di Pantai Marina.

Namun, diketahui ada bagian tubuh lain yang hingga saat ini belum ditemukan.

Disebutkan selain kepala, bagian tubuh tangan kanan dan kiri, beserta lutut kaki kanan masih dalam pencarian.

“Mungkin terbawa binatang liar atau memang sengaja dihilangkan sejak awal,” terang Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.

Baca juga: Video Polisi Selidiki Motif Lain di Balik Penemuan Jenazah Diduga Iwan Budi di Marina Semarang

Baca juga: Video Hendi Kutuk Pelaku Dugaan Pembunuhan Pegawai Bapenda Iwan Budi

Baca juga: Respons Hendi Soal Dugaan Pembunuhan Pegawai Bapenda Iwan Budi: Kami Mengutuk

Terlepas dari kerumitan penyelidikan yang dijalani, Kapolrestabes Semarang optimistis pihaknya mampu mengungkap tuntas kasus tersebut.

Bareskrim Turun Membantu

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ikut diturunkan membantu Polrestabes Semarang dan Polda Jateng untuk pengungkap kasus pembakaran mayat di Pantai Marina, Selasa (13/9/2022).

Pasalnya Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengakui kasus tersebut merupakan kasus kejahatan yang tidak mudah diungkap.

“Kita dapat support dari Bareskrim untuk melakukan upaya penyelidikan,” terangnya pada konferensi pers di Polrestabes Semarang.

Meski jasad terbakar diduga kuat pegawai Bapenda Iwan Budi yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022, pihaknya masih belum memastikan identitasnya.

Dugaan merujuk pada temuan barang bukti di tempat kejadian perkara, yakni pelat nomor dan name tag milik Iwan Budi.

Oleh karena itu, saat ini tengah dilakukan penyelidikan DNA korban yang dicocokkan dengan anggota keluarga terduga korban.

“Sementara ini karena kita mencurigai bahwa ini adalah Iwan, maka dilakukan tes DNA terhadap keluarganya, termasuk istri,” tuturnya.

Untuk detail penganiyaan yang dialami korban, pihaknya masih menunggu hasil tertulis dari hasil tes laboratorium forensik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved