Breaking News:

Berita Internasional

Pria Ini Ditangkap Setelah Umrah untuk Ratu Elizabeth II

Seorang pria mengaku melakukan ibadah umrah untuk Ratu Elizabeth II, yang meninggal pada Kamis (8/9).

The Guardian
Ilustrasi penjara. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pria mengaku melakukan ibadah umrah untuk Ratu Elizabeth II, yang meninggal pada Kamis (8/9).

Pemerintah Arab Saudi menahannya.

Pria berkebangsaan Yaman itu menerbitkan video di media sosial pada Senin (12/09) di Masjidil Haram dan memegang poster bertuliskan, "Umrah untuk arwah Ratu Elizabeth II, kami mohon kepada Allah untuk menerimanya di surga dan di antara orang-orang saleh."

Baca juga: Ejek Pangeran Andrew saat Jenazah Ratu Elizabeth II Tiba, Seorang Pria Ditangkap

Potongan video berdurasi 20 detik itu banyak dibagikan di media sosial di Saudi dan banyak pengguna Twitter menyerukan agar pria itu ditangkap.


Pemerintah Saudi melarang jemaah di Mekah membawa spanduk atau meneriakkan slogan-slogan.

Ratu Inggris Elizabeth II berbicara dengan petugas Mi5 selama kunjungannya ke markas MI5, agen keamanan domestik Inggris, di Thames House di London pada 25 Februari 2020. Seorang asisten katering Istana Buckingham dipenjara setelah mengaku mencuri barang-barang dari kediaman Ratu Elizabeth dan menjualnya secara online.
Ratu Inggris Elizabeth II berbicara dengan petugas Mi5 selama kunjungannya ke markas MI5, agen keamanan domestik Inggris, di Thames House di London pada 25 Februari 2020. (Victoria Jones / POOL / AFP)

Tidak jelas apakah pria itu ditahan atas alasan agama atau politik.

Saudi melarang jamaah umrah membawa slogan politik selama ibadah.

Pihak keamanan di Masjidil Haram menyatakan, "menahan seorang warga negara Yaman yang tampil dalam video dan membawa poster di dalam Masjidil Haram, melanggar peraturan dalam umrah."

"Ia ditahan, dan langkah hukum diambil dan kasus ini dilimpahkan ke kejaksaan," menurut pejabat Saudi.

 
Tidak ada rincian lebih lanjut terkait pria Yaman itu.

Televisi resmi Saudi menyiarkan insiden itu dengan memperlihatkan video namun tulisan di poster ditutup.

Jenazah Ratu Elizabeth akan diterbangkan ke London dari Edinburgh, Skotlandia pada Selasa (13/9) untuk disemayamkan di Westminster Hall selama empat hari.

Ini memberikan kesempatan kepada warga untuk memberikan penghormatan terakhir.

Upacara pemakaman kenegaraan direncanakan pada Senin (19/09), dimulai di Westminister Abbey, London sebelum jenazah dibawa ke Kastil Windsor untuk dimakamkan. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Umrah untuk Ratu Elizabeth II, seorang pria Yaman ditangkap

Baca juga: Berpulangnya Ratu Elizabeth II Lahirkan Ketakutan di Kalangan Warga Kanada

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved