Berita Viral

Viral Pria Berkaus Polisi Injak Bendera Merah Putih, Ternyata Petugas Kebersihan

Seorang pria menginjak bendera Merah Putih di depan pintu masuk kantor Polsubsektor Watubela Kesui, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Shutterstock
Ilustrasi bendera merah putih (Shutterstock) 

TRIBUNJATENG.COM, AMBON - Seorang pria menginjak bendera Merah Putih di depan pintu masuk kantor Polsubsektor Watubela Kesui, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Aksinya viral di media sosial.

Belakangan diketahui pria tersebut adalah seorang petugas kebersihan.

Baca juga: Polisi Pukul TNI yang Bantu Siswa Menyeberang Jalan, Kapendam Angkat Bicara

Pria yang diketahui bernama Ilham tersebut telah menyampaikan permohonan maaf melalui video setelah aksinya itu viral di media sosial, Selasa (13/9/2022).

Dalam aksi tidak terpuji itu, Ilham mengenakan kaus bertulis 'polisi'.


Petugas kebersihan

Ilham menyampaikan permohonan maaf di depan kantor Polsubsektor Watubela Kesui sambil didampingi Kepala Dusun Dafa Timur Hasan Basri Rumaratu dan tokoh agama setempat Ali Frans Kastela.

Dalam video permintaan maaf itu, Ilham mengaku bahwa dirinya bukan seorang anggota polisi namun hanya masyarakat biasa yang bekerja sebagai cleaning service di kantor Polsubsektor Watubela Kesui.

“Nama saya Ilham Rering atau dipanggil Ambon.

Saya bukan polisi saya masyarakat biasa saya bekerja di kantor Polsek Wakate sebagai cleaning service,” kata Ilham dalam video tersebut.

Ia pun menyampaikan apa yang dilakukannya itu tidak bermaksud untuk menghina lambang negara, meski begitu ia mengakui bahwa aksi tersebut telah membuat resah masyarakat.

“Saya minta maaf karena angkat bendera yang sudah lama tergantung di gudang untuk lap tangan dan saya tidak sengaja injak dan saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia sebesar-besarnya,” ungkapnya.

 
Penjelasan polisi

Kepala Sub Bagian Humas Polres Seram Bagian Timur, Bripka Swandi Sobo memastikan bahwa pria penginjak bendera Merah Putih di depan kantor Polsubsektor Watubela Kesui bukanlah anggota polisi melainkan masyarakat biasa.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved