Berita Cilacap

Lupa Matikan Tungku Hingga Tuntas, Rumah Di Karangpucung Cilacap Terbakar

Insiden kebakaran terjadi di rumah bagian dapur milik Rasmaja (71) warga Dusun Cijoho Rt 01 Rw 01, Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilac

Ist. UPT Damkar Cilacap
Kondisi dapur di rumah milik Rasmaja warga Karangpucung, Cilacap yang terbakar pada Senin (19/9/2022) pagi. Penyebab kebakaran berasal dari bara api di tungku yang belum tuntas dimatikan. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Insiden kebakaran terjadi di rumah bagian dapur milik Rasmaja (71) warga Dusun Cijoho Rt 01 Rw 01, Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.

Dapur dengan ukuran 4 x 5 meter itu 25 persen terbakar pada Senin (19/9/2022) pagi sekira pukul 19.30 WIB.

Kepala UPT Damkar Cilacap, Supriyadi mengatakan bahwa ketika insiden kebakaran terjadi, pemilik rumah sedang berada di kebun.

Sebelumnya istri Rasmaja diketahui baru selesai memasak air ditungku.

"Setelah selesai memasak air, Ibu Rasmaja langsung pergi ke kebun, tanpa di sadari bara api dalam tungku tersebut belum mati semua, kemudian terjadi kebakaran," kata Supriyadi kepada tribunjateng.com Senin (19/9/2022).

Adapun insiden kebakaran itu pertama kali diketahui oleh tetangga Rasmaja yakni Ijal (17).

Ijal saat itu sedang melintas didepan rumah Rasmaja dan melihat ada kepulan asap yang berada di dapur rumah Rasmaja.

Melihat kepulan asap itu, Ijal kemudian berteriak meminta tolong kepada tetangganya untuk memadamkan api di dalam dapur.

"Setelah dilihat ternyata sudah ada api di dapur, kemudian warga sekitar membantu memadamkan api dengan alat seadanya," kata Supriyadi.

Setelah menghabiskan waktu sekitar 20 menit, akhirnya api di dapur Rasmaja berhasil di padamkan.

Salah satu warga juga sempat menghubungi Pos Damkar Majenang untuk melakukan pemadaman.

Mendengar informasi tersebut, petugas dari Pos Damkar Majenang kemudian bergegas menuju lokasi.

"Petugas kami sudah diturunkan ke lokasi, dan saat itu api sudah padam. Kemudian petugas Pos Damkar Majenang melakukan pendataan," kata Supriyadi.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini.

Petugas mencatat kerugian berkisar Rp500 ribu.

Selain melakukan pendataan, petugas Pos Damkar Majenang juga melakukan sosialisasi aplikasi Satkartaru Siap kepada masyarakat.

Hal tersebut dilakukan agar ketika terjadi kebakaran, warga dengan cepat dapat melapor kepada petugas Damkar. (*)

Baca juga: DUH GUSTI! Kakek Pekerja Bangunan Sekolah Nekat Pegang Alat Vital 3 Siswi SD di Sekolah

Baca juga: Apa Itu Consigliere? Pekerjaan Song Joong Ki di Drakor Vincenzo, Ini Kaitannya dengan Mafia

Baca juga: Ini Bantahan Marc Marquez atas Tudingan Biang Kerok Kecelakaan Fabio Quartararo dan Takaaki Nakagami

Baca juga: Daftar Orang yang Beresiko Besar Terkena Diabetes Tipe 2

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved