Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Antrean Pembelian Pertalite di SPBU Karangpucung Cilacap Mengekor Hingga Jalan Raya

Dua pekan lalu, Pemerintah secara resmi telah menaikkan harga BBM subsidi pada 3 September 2022

Editor: muslimah
TribunJateng.com/Pinky Anggraeni
Puluhan kendaraan mengekor hingga ke jalan raya. Senin (19/9/2022). Mereka mengantre untuk mengisi bbm jenis pertalite. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Dua pekan lalu, Pemerintah secara resmi telah menaikkan harga BBM subsidi pada 3 September 2022.

Walaupun sudah terjadi kenaikan harga BBM, namun berdasarkan pantaun tribunjateng.com, puluhan kendaraan masih mengalami antrean panjang untuk mengisi BBM di beberapa SPBU di Cilacap.

Salah satunya yaitu di SPBU Karangpucung, pantaun di lapangan pada Senin (19/9/2022) sore sekitar pukul 16.45 WIB puluhan kendaraan yang akan mengisi BBM mengekor hingga ke jalan raya.

Puluhan kendaraan yang mengekor hingga jalan raya tersebut mengantre akan mengisi BBM subsidi jenis pertalite.

Baca juga: Pria Asal Kudus Tewas di Depan Kantor Penyalur PRT Semarang, Posisi Duduk

Baca juga: Hendi: Biaya Sekolah Anak Iwan Budi Jadi Tanggungan Pemkot Semarang Hingga Selesai

Operator SPBU, Adji menuturkan bahwa di SPBU Karangpucung memang selalu ramai dan terjadi antrean kendaraan. 

Disebutkan bahwa SPBU tersebut ramai mulai dari pagi hari sekira pukul 05.30 WIB hingga malam hari sekira pukul 21.00 WIB.

Terlebih ketika sore hari di jam karyawan pulang dari bekerja, antrean kendaraan lebih terasa.

"Ramai terus disini mba, apalagi kalau sore begini kan bareng sama karyawan garment pulang kerja, jadi begini antre," kata Adji kepada tribunjateng.com Senin (19/9/2022) sore.

Amelia (17) mengaku terpaksa mengantre hingga kurang lebih 10 menit demi mendapatkan BBM subsidi jenis Pertalite.

Pasalnya harga pertalite yang dibanderol Rp 10.000 per liter menurutnya lebih ramah dikantong jika dibandingkan dengan harga pertamax.

"Ngantre banget sebenernya, tapi ngga apa-apa lah daripada pertamax lebih mahal," kata Amelia.

Sementara itu, di dispenser SPBU untuk pengisian pertamax tampak tidak terjadi antrean kendaraan.

Bahkan beberapa waktu sempat kosong tidak ada pembeli sama sekali.

Namun beberapa pembeli pertalite yang tidak sabar mengantre beberapa terpantau ada yang berpindah haluan ke dispenser SPBU jenis pertamax.

Sebagai informasi, SPBU Karangpucung ini merupakan satu-satunya SPBU yang ada di Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.

Selain melayani warga Kecamatan Karangpucung, SPBU ini juga melayani sebagian warga Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas karena jaraknya yang dekat.

Jadi pantas saja apabila di SPBU ini selalu ramai bahkan terjadi antrean kendaraan hingga ke jalan raya. (pnk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved