Berita Ungaran

Satlantas Polres Semarang Tertibkan 4.381 Motor Berknalpot Brong

Satlantas Polres Semarang telah menertibkan sebanyak 4381 motor berknalpot bising dan 275 buah sudah dimusnahkan.

dokumentasi Satlantas Polres Karanganyar
Jajaran Satlantas Polres Karanganyar melakukan penindakan terhadap sepeda motor knalpot brong di kawasan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (5/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Satlantas Polres Semarang telah menertibkan atau melakukan penindakan ribuan sepeda motor berknalpot tidak standar atau brong di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Berdasarkan penuturan Kasatlantas Polres Semarang, AKP Dwi Himawan C, dari awal tahun, Januari hingga Agustus 2022, pihaknya telah menertibkan sebanyak 4381 motor berknalpot bising tersebut.

“Untuk selanjutnya masih akan kami tertibkan,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Jawa Tengah Menuju Zero Knalpot Brong, Polda Jateng: Hasil Sitaan Dihancurkan Gunakan Mesin Gerinda

Dari jumlah total itu, sebut AKP Dwi Himawan, anggotanya telah menyita atau mengamankan sebanyak 283 knalpot.

Sedangkan, knalpot yang sudah dimusnahkan sebanyak 275 buah.

Penertiban itu merupakan tindaklanjut atas perintah Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi agar Jawa Tengah terbebsa dari knalpot brong atau Jawa Tengah menuju zero knalpot brong.

Knalpot brong dinilai dapat mengganggu pengendara lain saat berkendara motor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu juga dapat menimbulkan gesekan emosional.

Tak hanya itu, dampak dari knalpot brong diyakini dapat menyebabkan mesin rusak lantaran tidak sesuai standar kendaraan bermotor.

Baca juga: Satlantas Polres Tegal Masifkan Patroli Sasar Pengguna Knalpot Brong

Lebih lanjut, Kasatlantas mengimbau warga yang masih menggunakan knalpot brong untuk mengganti dengan standar atau bawaan pabrik.

Menurutnya, menggunakan knalpot standar juga merupakan bentuk menghargai kepada sesama pengguna jalan dan orang lain.

“Tentunya agar para pengendara kendaraan bermotor  mematuhi peraturan rambu lalu lintas.

Diharapkan menggunakan knalpot yang standar agat tidak menimbulkan kebisingan guna saling menghargai kepada pengguna jalan yg lain,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved