Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Telat Minum Obat, Anak Habisi Nyawa Ibu Kandungnya

Peristiwa pembunuhan menggegerkan warga Kampung Ngenol, Desa Gununghejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Tayang:
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, PURWAKARTA - Peristiwa pembunuhan menggegerkan warga Kampung Ngenol, Desa Gununghejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Anak menghabisi nyawa ibu kandungnya.

Pelaku pembunuhan, TS (26), ternyata pernah mendapatkan perawatan di RSUD Bayu Asih lantaran diduga mengalami gangguan jiwa.

Baca juga: Kronologi Ayah dan Anak Dibacok Orang Tak Dikenal di Klaten, Bermula dari Motor Mogok

Diketahui, TS nekat menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri yang bernama Masitoh (46) di rumahnya yang tak jauh dari Kantor Desa Gununghejo pada Selasa (20/9/2022) sore.


TS melakukan aksinya dengan golok berukuran kecil.

Rumah yang menjadi lokasi pembunuhan terhadap seorang ibu
Rumah yang menjadi lokasi pembunuhan terhadap seorang ibu yang dilakukan anaknya sendiri di Kampung Ngenol, Desa Gununghejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.


Kepala Desa Gununghejo, Sumaryo mengatakan, pelaku TS sebelumnya pernah menjalani pengobatan di RSUD Bayu Asih karena diduga mengalami gangguan jiwa.

"Dari keterangan keluarga korban, pelaku yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara ini memang telat minum obat.

Biasanya keluarga sering menebus obat ke Rumah Sakit Bayu Asih, tapi beberapa hari ini obatnya habis dan belum ditebus kembali," ujar Sumaryo kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).

Sumaryo menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi saat dirinya berada di kantor desa bersama staf dan aparat desa yang lain.

"Saat diberitahu ada kejadian ini, kami langsung ke TKP dan langsung membawa pelaku untuk diamankan ke kantor desa.

Setelah itu melaporkan ke Polsek Darangdan.

Saat kami bawa pelaku tidak melawan atau berontak," ujarnya.

Ketua RW setempat, Eem Hermansyah mengatakan bahwa keseharian pelaku adalah bekerja bersama warga dan tidak pernah berbuat onar.

 
"Sesekali pelaku memang bekerja bersama warga dan tidak ada masalah, tapi kaget aja pas dapet kabar dia membunuh ibunya," ucap Eem kepada Tribunjabar.id, Selasa (20/9/2022). 

Diberitakan sebelumnya, aksi pembunuhan yang dilakukan oleh TS ini diketahui saat suami dari korban yaitu Muhtar (49) pulang kerja dan memasuki ruang tengah sekitar pukul 15.30 WIB.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved