Berita Demak

Yum dan Utami Tak Masalahkan Kenaikan LPG 3 KG tapi Barangnya di Demak Susah Dicari.

Imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat Gas elpiji 3 Kg atau gas melon mengalami kenaikan harga, namun kini keberadaannya pun susah

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG/Tito Isna Utama.
Yum (Jilbab Kuning) dan Utami (Jilbab Biru) sedang membersihkan gerobak dagangannya dan menatat piring. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat Gas elpiji 3 Kg atau gas melon mengalami kenaikan harga, namun kini keberadaannya pun susah dicari.

Seperti dirasakan oleh Yum dan Utami, satu diantara pedagang bakso balungan Kabupaten Demak berada di jalan Kyai Turmudzi berdekatan dengan  Terminal Kabupaten Demak.

Yum sapaan akrabnya mengatakan bahwa saat ini harga gas melon mengalami kenaikan harga Rp 1000 rupiah.

Sebelumnya kata Yum, harga gas melon hanya Rp 20 ribu sebelum ada kenaikan bbm.

Saat ini sudah diharga Rp 21 ribu untuk gas melon.

Dengan kenaikan harga itu, sebenarnya Yum dan Utami tidak keberatan, akan tetapi keberadaanya gas melon itu, tapi saat ini susah dicari .

"Naik tuh cuma sedikit harganya Rp 1000 rupiah saja, tapi itu sekarang nyarik gas nya susah dicari, kadang ada kadang kosong kan bingung," kata Yum kepada Tribunjateng, Rabu (21/09/2022) 

Padahal dalam satu hari kata Yum, harus memakai 2 gas melon untuk bisa  berjualan.

"Kalau pas enggak ada cari yang ada muter-muter soalny akan buat jualan," ujarnya.

Susahnya gas melon lanjutnya, hanya bisa berharap semoga gas lpg 3 kg mudah dicari dengan harga murah.

"Pinginnya mudah dicari dan harganya murah," tuturnya

Tak hanya itu, dengan kenaik BBM Yum dan Utami harus menaikan harga dagangannya, untuk mengimbangi bahan baku sudah mulai naik.

"Dinaikan harganya tapi sedikit, soalnya semua serbaik naik mau gimana lagi," tutupnya. (Ito)

Baca juga: Pendapatan Jateng 2022 Diprediksi Tidak Mencapai Target 

Baca juga: Usai Geger Kades Diduga Selingkuh, Sebanyak 43 RT dan 6 RW se-Desa Cilongok Banyumas Mundur

Baca juga: Para Santri Dapat Hiburan dari Ponpes Bina Insani Kabupaten Semarang Paska Kebakaran

Baca juga: Suami di Pemalang Bunuh Istri Hingga Bersimbah Darah, Setelah Itu Berendam di Bak Mandi

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved