BRI Liga 1
CEO PSIS Semarang: Taisei Marukawa Bersama Mahesa Jenar Sampai 2025
Suporter PSIS Semarang bisa sedikit lega dengan kontrak Taisei Marukawa. Taisei Marukawa pemain asal Jepang itu sudah diikat PSIS Semarang hingga 2025
TRIBUNJATENG.COM - Suporter PSIS Semarang bisa sedikit lega dengan kontrak Taisei Marukawa.
Taisei Marukawa pemain asal Jepang itu sudah diikat PSIS Semarang hingga 2025.
Perpanjangan kontrak Taisei Marukawa disampaikan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi dihadapan para suporter.
Yoyok mengaku sudah mengikat kontrak Taisei Marukawa dalam kurun waktu yang lama.
Namun Ia tak ingin tergesa-gesa mengumumkan hal itu kepada suporter PSIS Semarang.
Baca juga: Ternyata Gara-gara Hal Sepele ini, Suami Bunuh Istri di Pemalang
Baca juga: Hubungan Carlos Fortes dan PSIS Semarang Putus Gara-gara Uang? Ini yang Sebenarnya Terjadi
Baca juga: PSIS Semarang Bakal Makin Solid, Winger Berlabel Timnas Segera Comeback

"Saya ingin menceritakan tentang kontrak Taisei Marukawa itu nanti," kata Yoyok.
"Ben sing maido ngece sik terus, ben sing ngonekke PSIS mbalik setelan pabrik puas sik (Biar yang mencela terus menghina dulu, biar yang menyebut PSIS kembali ke setelan pabrik puas dulu)".
"Bar kui diwalik (Setelah itu dibalik)."
"Tapi nak konco-konco wis ora sabar, ora usah khawatir (Tapi kalau teman-teman sudah tidak sabar, tidak usah khawatir)."
"Taisei Marukawa bersama kita sampai 2025," kata Yoyok Sukawi.
PSIS Semarang sempat menjadi cibiran netizen lantaran dianggap tidak punya uang untuk memperpanjang kontrak pemain asingnya.
Terutama untuk memperpanjang kontrak Carlos Fortes dan Taisei Marukawa yang tampil gacor bersama PSIS Semarang.
Namun cibiran tersebut langsung ditepis oleh CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Diketahui, Carlos Fortes dan Taisei Marukawa punya peran besar di lini depan PSIS Semarang.
Fortes sempat menjadi mesin gol yang tak terhentikan di Piala Presiden sebelum dibekap cedera.
Cedera parah membuat Fortes harus menepi hingga kini dan pulang ke Portugal untuk menjalani terapi penyembuhan.
Sementara itu, Taisei Marukawa yang kehilangan pasangan duetnya masih bermain untuk PSIS Semarang.
Pemain asal Jepang itu menjadi tumpuan serangan dan sosok yang ditakuti bek lawan.
Begitu penting peran Carlos Fortes dan Taisei Marukawa di Laskar Mahesa Jenar, banyak suporter PSIS Semarang yang tak ingin mereka pergi dari Jatidiri.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Panser Biru, Kepareng Wareng kepada CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi dalam sebuah forum pertemuan.
Kepareng Wareng menyebut, PSIS Semarang telah memperpanjang kontrak penyerang asal Portugal, Carlos Fortes.
Namun para suporter belum mengetahui soal kontrak Taisei Marukawa.
Kepareng Wareng juga menyinggung soal isu PSIS Semarang tak memiliki dana untuk mengikat para pemainnya.
"Kan di sini kita tahu Carlos Fortes sudah perpanjang kontranya tambah dua tahun," buka Kepareng Wareng.
"Terus untuk Taisei Marukawa banyak isu yang beredar PSIS Semarang tidak punya uang."
"Apakah untuk Taisei juga diperpanjang kontraknya seperti Fortes?," tanya Kepareng Wareng.
Pentolan Panser Bitu tersebut juga menyampaikan harapan suporter untuk PSIS Semarang di Liga 1.
Jika kurang maksimal di musim ini, PSIS Semarang seharusnya bisa maksimal di musim depan.
"Tahun ini 'meleset-meleseto' papan tengah atau lima besar," ungkapnya.
"Dengan pemain bintang untuk tahun depan keinginan teman-teman target tiga besar dan juara bisa tercapai."
"Karena sudah nyicil pemain Fortes, Taisei dan Timnas Indonesia yang muda," pungkas Kepareng Wareng.
Komentar Taisei Marukawa soal Performa di PSIS Semarang
Winger PSIS Semarang asal Jepang, Taisei Marukawa saat ini audah mengoleksi tiga gol dan satu assist dalam sepuluh pertandingan yang sudah dijalani di BRI Liga 1 2022/2023.
Taisei Marukawa mengungkapkan, pencapaian ini sudah cukup baik menurutnya.
Hanya saja, Marukawa menyebut cukup menyayangkan sejumlah peluang baik dalam mencetak gol atau ketika mengirim final pass belum berbuah gol.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Marukawa memang belum lagi memperlihatkan selebrasi dengan membentuk simbol M sebab kesempatan mencetak gol belum lagi tercipta.
Marukawa yang kini lebih sering bermain sebagai striker menjadi salah satu pemain yang paling diwaspadai oleh lawan.
Tak heran jika Marukawa juga biasanya dikawal dua atau bahkan lebih pemain lawan ketika eks Persebaya tersebut membawa bola.
"Selama sepuluh pertandingan saya mencetak tiga gol dan satu assist, saya rasa itu normal. Saya menciptakan beberapa peluang tapi memang beberapa belum berhasil menjadi gol," kata Marukawa, Selasa (20/9/2022).
Marukawa tercatat mencetak gol di tiga laga awal Liga 1, yaitu pada saat PSIS menghadapi Rans FC, Arema FC, dan Barito Putera.
Sedangkan satu assist diciptakan Marukawa ketika laga melawan Persikabo.
Umpan Marukawa mampu diselesaikan dengan baik oleh Riyan Ardiansyah kala itu.
"Saya harap saya bisa lebih banyak lagi mendapatkan peluang untuk mencetak gol," harapnya.
Dalam laga melawan Bhayangkara FC (2/10) mendatang, Marukawa berharap bisa kembali mencetak gol.
Di sisi lain,menjelang menghadapi partai berikutnya, Marukawa cs punya waktu persiapan cukup banyak yakni dua pekan.
Menurut Marukawa, salah satu yang perlu dibenahi adalah aspek fisik.
"Kami membutuhkan latihan fisik untuk me-maintenance kondisi kami yang dua minggu menjalani jeda kompetisi."
"Kami butuh latihan fisik untuk meningkatkan kondisi, agar lebih kuat," kata Marukawa.
Secara keseluruhan, Marukawa menilai, faktor fisik yang terkuras saat berlaga berpengaruh kepada performa pemain yang mengalami penurunan kondisi fisik di 45 menit kedua.
Hal lain yang perlu diperbaiki menurut Marukawa yakni aspek pertahanan.
"Saya kira belum cukup (ideal), perlu ditingkatkan lagi karena setiap memasuki babak kedua, kondisi kami menurun."
"Selain kondisi, kami harus perbaiki lini pertahanan kami, setiap pertandingan kami sering kemasukan gol, perlu mengorganisir pertahanan yang lebih baik," katanya.
Dalam kesempatan sebelumnya, caretaker PSIS, Achmad Resal Octavian mengatakan, dalam satu pekan ke depan tim pelatih fokus meningkatkan intensitas latihan para pemain.
Satu di antaranya adalah lebih meningkatkan latihan fisik.
PSIS sudah berkumpul sejak Senin (19/9) kemarin. Program latihan pertama yakni memompa fisik para pemain. Pada Selasa pagi tadi, PSIS juga kembali fokus membenahi fisik dengan berlatih salah satu pusat kebugaran di Kota Semarang.
(*)