Berita Jepara

Dapat Restu Pertamina, Nelayan Jepara Utara Bisa Beli Solar Subsidi di 3 SPBU

Permasalahan kesulitan solar yang dialami nelayan kini mulai mendapat titik terang. Pemkab Jepara telah berkomunikasi dengan pihak Pertamina. Hasilnya

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Yunan Setiawan
Antrean jeriken milik di SPBU Jepara. Kini nelayan di Jepara utara diizinkan membeli solar di 3 SPBU. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Permasalahan kesulitan solar yang dialami nelayan kini mulai mendapat titik terang. Pemkab Jepara telah berkomunikasi dengan pihak Pertamina. Hasilnya, nelayan kini tidak bingung lagi mencari tempat penjual solar.


Mulai Sabtu, 24 September 2022 ini, Pertamina akhirnya mengizinkan nelayan di Jepara utara membeli solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

 

Hal ini disampaikan oleh Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah usai rapat secara virtual dengan perwakilan Pertamina di ruang Vidio Conference.


"Ada tiga SPBU yang bisa melayani para nelayan ini, masing-masing SPBU Kelet, Wedelan dan Sekuro," kata Pj Bupati Edy Supriyanta, Sabtu, 24 September 2022.


Dalam pembelian solar ini, kata dia, nelayan harus mendapat rekomendasi dari Dinas Perikanan (Diskan). Untuk itu, dirinya juga meminta Diskan untuk segera melakukan sosialisasi kepada nelayan terkait kebijakan ini.


"Kita memang terus berupaya mencari solusi terkait permasalan solar bersubsidi bagi nelayan ini. Alhamdulilah sudah ada jalan keluar," ujarnya.


Sebelumnya, para nelayan tidak boleh membeli solar subsidi di SPBU. Nelayan biasa membeli di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). 


Sayangnya, SPBN di wilayah Jepara utara  di Jepara tidak beroperasi optimal. Belakangan ini nelayan juga tidak melaut karena sulit mendapat solar.


 "Untuk yang wilayah selatan dan tengah tetap membeli solar subsidi di SPBN. Mudah-mudahan untuk SPBN Mlonggo Oktober mendatang sudah bisa beroperasi kembali," jelasnya.


Lebih lanjut orang nomor satu di Jepara itu menyebut jika ada 880 nelayan yang diajukan ke Pertamina untuk disetujui bisa mendapat solar. Untuk nelayan lain yang belum mendapat nanti akan diajukan lebih lanjut, diproses. 


"Yang lain nanti menyusul, tetap kita fasilitasi," terang Edy.


Sementara itu Ketua Paguyuban SPBU se-Kabupaten Jepara Chairudin Ardy mengungkapkan jika para nelayan saat mengakses solar di SPBU akan berbeda dengan SPBN. 


"Tentunya berbeda nanti, ada input data dan lain sebagainya, termasuk kita atur mekanisme antrean karena kita tidak mau mengganggu pengendara lain," jelasnya.


Dirinya mengungkapkan jika 880 nelayan yang didata ini akan menggunakan stok solar biasa dari SPBU. Sehingga bukan stok khusus.


 "Nanti akan kita evaluasi, sambil berjalan. Jika memang perlu tambagan kuota, nanti akan mengajukan tambahan ke Pertamina," jelas Ardy.(*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved