Berita Kecelakaan

Fakta Lengkap Kecelakaan Beruntun Libatkan Bus Restu, 2 Mobil dan 2 Truk BBM, 1 Orang Tewas

Satu orang tewas dalam insiden kecelakaan di jalan tol Malang Pandaan yang melibatkan lima kendaraan itu

Editor: muslimah
Istimewa Polres Malang
Kecelakaan beruntun di kilometer 76 Jalan Tol Malang Pandaan melibatkan 5 kendaraan pada Minggu (25/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM - Keceelakaan beruntun di tol Pandaan-Malang tewaskan satu orang.

Sementara korban luka berjumlah enam orang.

Kecelakaan tersebut melibatkan bus Restu, 2 mobil dan 2 truk tangki BBM. 

Pada insiden kecelakaan beruntun yang terjadi pada Minggu (25/9/2022) ini, menyebabkan 1 korban tewas yakni sopir bus Restu.

Baca juga: Mengenang Pahlawan Revolusi Brigjen Katamso, Diculik, Dibuang ke Sumur Dalam Peristiwa G30S di Yogya

Baca juga: Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut di Jalan Lingkar Salatiga yang Tewaskan 3 Orang

Simak rangkuman fakta yang berhasil tim SURYAMALANG.COM rangkum dari liputan wartawan di lapangan:

1. Kronologi Kejadian

Kecelakaan maut di jalan tol berupa tabrakan beruntun Bus Restu dengan 4 kendaraan lain terjadi di jalan Tol Malang-Pandaan, KM 77/B, pada Minggu (25/9/2022) sore. 

Satu orang tewas dalam insiden kecelakaan di jalan tol Malang Pandaan yang melibatkan lima kendaraan itu.

Korban, bernama Yuniar Krisyanto warga Wiyung, Surabaya, merupakan sopir Bus Restu bernopol N-7091-UG, yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut. 

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Dwi Sumrahadi menerangkan, insiden bermula saat bus tersebut melaju dari arah selatan menuju ke arah utara, atau dari Malang menuju surabaya.

Bus tersebut melintas di lajur cepat atau sisi kanan jalan.

Diduga laju bus tersebut dalam kecepatan tinggi, ditambah lagi dengan kontur jalan menurun.

"Kondisi jalan saat itu terjadi kepadatan dikarenakan di KM 76.600/B masih di lakukan evakuasi laka maka kendaraan-kendaraan berjalan lambat," ujar Dwi Sumrahadi  saat dikonfirmasi TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Minggu (25/9/2022). 

Bus Restu diduga kurang mengantisipasi kondisi tersebut, sehingga sopir berinisiatif menghindari antrean kendaraan yang ada di depannya dengan cara merubah jalur laju busnya ke lajur lambat atau sisi kiri.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved