Berita Kriminal

Polwan Ditresnarkoba Dipecat Sebagai Polisi Karena Terlibat Kasus Penipuan

Polwan Brigadir Rona dipecat sebagai polisi karena terlibat kasus penipuan. Pemilik nama lengkap Ronawaty Umar.

Editor: rival al manaf
(HO)
Ilustrasi Polwan Cantik - 

TRIBUNJATENG.COM - Polwan Brigadir Rona dipecat sebagai polisi karena terlibat kasus penipuan.

Pemilik nama lengkap Ronawaty Umar itu merupakan anggota Ditresnarkoba Polda Gorontalo.

Ia mendapatkan hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika.

Baca juga: Kunci Jawaban Kelas 6 Panduan Siswa  Buku Tematik Keadaan Alam Indonesia Pada Halaman 50 52 53

Baca juga: Kejamnya Tersangka Pembunuhan Blantik Sapi, Korban Ditembak Kepalanya saat Sedang Tidur

Baca juga: Promo Terbaru Superindo Hari Ini Selasa 27 September 2022 Ikan Gurame Mulai 5 Ribuan

Brigadir Rona tidak sendirian id dipecat bersama 3 personel lainnya akibat melakukan tindak pidana.

Keempat anggota kepolisian yang dipecat ini adalah Brigpol Afrianto Husain anggota Polres Gorontalo, Brigadir Ridwan Mohi anggota Samapta Polres Boalemo, Bripda Indra Pramesti Hasbi Hasan anggota Polres Pohuwato dan satu Polwan Brigadir Ronawaty Umar yang merupakan anggota Ditresnarkoba Polda Gorontalo.

Keputusan Kapolda ini merupakan wujud komitmen dalam penegakan hukum dan disiplin anggota Polri, juga implementasi transparansi berkeadilan sebagaimana kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yaitu transformasi menuju Polri yang presisi.

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya PTDH terhadap keempat anggota tersebut.

“Berdasarkan surat keputusan Kapolda Gorontalo nomor KEP/192/IX/2022 tanggal 13 September 2022, nomor KEP/193/IX/2022 tanggal 13 September 2022, nomor KEP/201/IX/2022 tanggal 21 September 2022 dan nomor KEP/201/IX/2022 tanggal 21 September 2022, keempat anggota tersebut telah diputuskan PTDH,” kata Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, pada Senin (26/9/2022).

Wahyu mengatakan, untuk dua anggota kepolisian atas nama Brigadir Afriyanto dan Bripda Indra Pramesti dilakukan PTDH karena terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Sedangkan untuk Brigadir Ronawaty terlibat dalam tindak pidana penipuan, sedangkan Brigadir Ridwan Mohi di PTDH karena indisipliner selama lebih dari 30 hari secara berturut-turut meninggalkan tugas tanpa keterangan yang sah.

Baca juga: Promo Indomaret Terbaru Hari Ini Selasa 27 September 2022 Silver Queen Mulai 9 Ribuan

Baca juga: Carlos Fortes Dikabarkan Segera Kembali Bergabung dengan PSIS Semarang, Siap Bantai-bantai Lagi

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Curacao Jilid II, Shin Tae-yong Disebut Lakukan Rotasi

“Terkait pemberhentian terhadap empat anggota ini, ini bukanlah prestasi dan kami tidak bangga dengan ini, namun ini terpaksa harus kami lakukan demi menjaga nama baik organisasi,” ujar Wahyu.

Wahyu menuturkan, tindakan tegas ini juga sebagai pembelajaran bagi personel lainnya agar dalam menjalankan tugas selalu mematuhi aturan serta norma yang berlaku.

“Bapak Kapolda sudah berulang kali menegaskan kepada seluruh personel Polda dan Polres jajaran untuk tidak melakukan pelanggaran hukum yang dapat menurunkan citra Polri di masyarakat, di samping harus menegakkan disiplin,” tutur Wahyu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polda Gorontalo Pecat 4 Anggota yang Terlibat Pidana, Salah Satunya Seorang Polwan"

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved