Berita Viral

Siswi SMP Ini Keluar Perpus Sambil Nangis, Teman-temannya Langsung Paham, Oknum Guru Ditangkap 

Kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru honorer terjadi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/BRAM KUSUMA
Ilustrasi Pencabulan Anak 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru honorer terjadi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seorang siswi SMP berusia 14 tahun dicabuli di perpustakaan sekolah saat jam pelajaran telah usai.

Siswi tersebut menceritakan kejadian yang dialami kepada teman-temannya.

Ilustrasi
Ilustrasi (via tribunnewsbogor)

Akibat kejadian tersebut, RBK (34), si guru honorer ditangkap aparat kepolisian setempat.

"Kasus itu terjadi pada 17 September 2022 dan baru dilaporkan 20 September 2022," ujar Kepala Bidang Hubungannya Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy, kepada Kompas.com, Selasa (27/9/2022) pagi.

Baca juga: Pura-pura Jadi Gadis Cantik Seksi dan Layani Obrolan Mesum, Pria Nigeria Ini Kantongi Jutaan Rupiah

Baca juga: Prediksi Timnas Indonesia Vs Curacao FIFA Matchday, H2H, Susunan Pemain, Skor, Link Live Streaming

Ariasandy menuturkan, kasus itu berawal saat pihak sekolah membagikan vitamin kepada para murid.

Korban, lanjut Ariasandy, tak mau mengonsumsi vitamin itu, sehingga pelaku memisahkan korban dengan murid lainnya.

Pelaku kemudian membawa korban ke perpustakaan saat jam sekolah telah usai.

Teman-teman korban yang melihat itu, lalu menunggu korban di depan pintu gerbang sekolah.

"Awalnya teman-teman korban sudah curiga, sehingga mereka menunggu korban yang sendirian berada di ruang perpustakaan bersama pelaku," ujar dia.

Tak lama berselang, korban keluar dari perpustakaan sembari menangis tersedu di depan teman-temannya.

"Kepada teman-temannya, korban mengaku dicium dan beberapa bagian tubuhnya dipegang pelaku," ungkap Ariasandy.

Informasi itu akhirnya sampai ke telinga orangtua korban.

Tak terima anak mereka dicabuli, orangtua korban lalu mendatangi kepolisian setempat dan membuat laporan polisi.

Usai menerima laporan, polisi menangkap pelaku dan menahannya di Markas Kepolisian Resor Nagekeo, untuk proses hukum lebih lanjut.

"Pelaku dijerat Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, Pasal 76 E Junto Pasal 82  dengan ancaman penjara selama tujuh tahun," jelas Ariasandy. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cabuli Siswi SMP di Perpustakaan Sekolah, Guru Honorer Ditangkap

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved