Berita Pati

Cerita Pengalaman Erman Ngadu Via LaporBupPati, Petugas PLN Langsung Pasang Meteran Listrik

sejak kanal LaporBupPati aktif pada 29 Agustus 2022, hingga 21 September 2022 sudah menerima 143 aduan masyarakat di Kabupaten Pati.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto mengecek data yang sedang ditangani petugas pada kanal aduan LaporBupPati, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Di bawah kepemimpinan Pj Bupati Henggar Budi Anggoro, Pemkab Pati punya terobosan dalam pelayanan publik yang memanfaatkan teknologi komunikasi.

Terobosan tersebut dengan dibuatnya kanal aduan masyarakat LaporBupPati.

Masyarakat bisa menyampaikan laporan terkait kendala pelayanan yang dihadapi melalui beberapa jalur.

Yakni nomor WhatsApp 08112660295, Instagram @laporbup.pati, Facebook Lapor Bupati Pati, Twitter @LaporBupPati, dan email laporbup@patikab.go.id.

Baca juga: Main Judi Dadu di Kebun Singkong, Sekelompok Pria di Pati Kalang Kabut Digerebek Polisi

Baca juga: Cedera Ligamen, Pemain Persipa Pati Rizky Imam Terpaksa Absen Hingga Akhir Musim

Kanal aduan LaporBupPati dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Pati.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto mengatakan, sejak kanal ini aktif pada 29 Agustus 2022, hingga 21 September 2022 sudah menerima 143 aduan masyarakat.

Namun, setelah dilakukan verifikasi, 70 aduan di antaranya tidak valid atau tidak faktual.

Sehingga jumlah yang valid dan ditangani ialah 73 aduan.

Dari jumlah tersebut, 52 aduan masuk melalui WhatsApp, 9 melalui Facebook, 1 Twitter, dan 11 Instagram.

37 aduan di antaranya sudah diselesaikan, meliputi 22 aduan mengenai persoalan infrastruktur, 2 aduan yang melibatkan instansi vertikal, dan 13 aduan pelayanan publik.

“Apapun aduan yang ditujukan pada Pemkab Pati bisa disampaikan melalui LaporBupPati."

"Nanti ada verifikasi data."

"Terkait pertanggungjawaban laporan, kami butuh verifikasi untuk memastikan laporan benar-benar faktual,” ujar dia kepada Tribunjateng.com, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Pj Bupati Pati Sholawatan Bareng Ipmafa dan Habib Ali Zainal Abidin

Pada 10 hari pertama kanal aktif, kata Ratri, setelah diverifikasi ada 49 laporan tidak faktual, sehingga pihaknya tidak meneruskan ke dinas terkait untuk ditangani.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved