Berita Kriminal

Kronologi Raibnya Tabungan Rp 332,9 Juta di Bank Setelah Ditelpon Orang Tak Dikenal

Kronologi hilangnya uang tabungan sebesar Rp 322,9 juta milik nasabah Bank Pelat Merah diungkapkan korban.

Editor: rival al manaf
tribunjatim.com/Sofyan Arif Candra
Nasabah Bank Pelat Merah di Madiun, Hari Wahyudi Kehilangan Uang Rp 322,9 Juta di Rekeningnya dalam waktu 70 menit saja. 

"Di depan petugas bank itu aplikasi saya sudah jalan sendiri dan Rp 100 juta yang baru ditransfer hilang juga," lanjut Hari.

Dalam waktu 18 menit saja, terjadi 4 kali transaksi hingga uang Rp 100 juta tersebut lenyap dan menyisakan saldo Rp 3,2 juta. 

Sehingga total kerugian Hari Wahyudi tersebut mencapai Rp 322,9 juta, hanya dalam kurun waktu 70 menit dengan 10 kali transaksi. 

Hari mengeluhkan karena tidak ada jalan keluar yang solutif dari pihak Bank Pelat Merah.

Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Saya melapor hari itu juga jam 3 sore ke Polres Madiun," ucap Hari.

Ia juga telah berkonsultasi ke Kantor Cabang Bank Pelat Merah Madiun di Jalan Pahlawan, namun juga tidak ada jalan keluar yang berarti. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Pemimpin Kantor Cabang BRI Madiun, Rizky Andhika mengatakan, BRI telah melakukan investigasi dan telah menginformasikan hasil investigasi kejadian tersebut kepada nasabah pada tanggal 16 dan 21 September 2022.

"Hasilnya, yang bersangkutan (nasabah) merupakan korban tindak kejahatan Social Engineering, karena telah memberikan informasi/data transaksi perbankan yang bersifat pribadi dan rahasia kepada pihak lain," tegasnya, dalam siaran tertulis. 

Untuk itu, BRI mengimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi dan sebagainya. 

"Kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI serta tidak menginstal aplikasi illegal dari nomor yang tidak dikenal," tandasnya. 

Sekali lagi, BRI menghimbau agar nasabah lebih berhati-hati dan tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan, mulai nomor rekening, nomor kartu, PIN, user dan password internet banking, OTP, dan sebagainya.

"Kepada orang lain termasuk yang mengatasnamakan BRI, baik melalui tautan, website, maupun pesan singkat dari sumber tidak resmi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbuhnya. 

BRI juga menghimbau nasabah untuk senantiasa menggunakan saluran resmi website dan social media resmi (verified/centang biru) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat melalui:
◦ Web: www.bri.co.id
◦ IG: @bankbri_id
◦ Twitter: bankbri_id, kontak bri, promo_bri
◦ FB: Bank BRI
◦ Youtube: Bank BRI
◦ Tiktok: Bank BRI

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Terima Telepon Misterius, Uang Warga Madiun Rp 322 Juta Amblas: Korban Kejahatan Social Engineering, 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved