Berita Sukoharjo

Gila! Komplotan Pencuri di Sukoharjo Bawa Mobil Pikap untuk Kuras Toko Elektronik yang Mau Buka

Nasib malang dialami Evi, warga Desa Tiyaran Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Ia yang baru merintis usaha sudah mendapat ujian

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Catur waskito Edy
TribunJateng.com/Khoirul Muzaki
Konferensi pers ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Mapolres Sukoharjo, Kamis (29/9/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO-  Nasib malang dialami Evi, warga Desa Tiyaran Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Ia yang baru merintis usaha sudah mendapat ujian.

Belum sampai dibuka, tokonya sudah dibobol maling.  Dagangannya berupa perlengkapan elektronik dibawa kabur pencuri. 

Tak tanggung-tanggung, perampok itu membawa pick up untuk mengangkut bermacam alat elektronik mulai kulkas,  mesin cuci, dispenser hingga kompor gas. 

Evi yang mendatangi rukonya di Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu terkejut melihat pintu gembok rukonya telah dibobol.

Barang-barang di dalamnya juga telah raib. 

"Saya mau buka usaha jualan elektronik, belum sampai dibuka, barang-barangnya sudah habis, " katanya, Jumat (30/9/2022) 

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukoharjo untuk proses lebih lanjut. Polres melakukan penyelidikan.

Pelaku kejahatan yang mengarah ke tiga orang telah dibidik.

Polisi berhasil menangkap dua pelaku di antaranya  di Kampung Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, pada 27 September 2022.

Pelaku yang berhasil dibekuk adalah AS (37) warga Pasar Kliwon Surakarta, dan S (44) warga Polokarto, Sukoharjo.

“Pelaku ada 3 orang, dua pelaku berhasil kami amankan, dan satu pelaku berinisial J masih dalam pengejaran,” jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke -4, dan ke-5 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

Satu di antara pelaku yang ditangkap mengaku Sehari-hari bekerja sebagai pencari rongsok. 

Evi Handayani pun mengucapkan terima kasih kepada Polres Sukoharjo yang telah menindak lanjuti laporannya, sehingga barang-barang miliknya telah kembali.

Jika tidak terungkap kasus itu, ia dipastikan akan kehilangan banyak barang berharga bernilai puluhan juta rupiah. 

Adapun 27 barang elektronik yang hilang antara lain, 2 unit kulkas dua pintu, 3 unit kulkas satu pintu, 3 unit mesin cuci, 7 unit kompor gas, 4 unit mikser, 2 unit blarider, 4 unit dispenser, dan 2 unit bor tembok. Dimana total kerugian sebesar Rp 20 Juta. (*)

Baca juga: Hotline Jateng : Apakah Jateng sudah Memasuki Musim Penghujan?

Baca juga: Chandra Liow Diduga Lakukan Kekerasan, Indira Ayu Beberkan Bukti Foto Diajak Mati Bareng

Baca juga: Polres Pati bersama Banser dan PMII Bagikan 3 Ton Beras pada Masyarakat

Baca juga: OPINI Gunoto Saparie : Kekayaan Intelektual Sebagai Jaminan Utang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved