Berita Semarang

Para Ojol di Semarang Galang Donasi untuk Keluarga Kukuh, Bentuk Permintaan Maaf, Terkumpul Segini

Keluarga korban sekaligus tersangka Kukuh Penggayuh Utama (32) juga bakal mendapatkan hasil donasi

Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/ Iwan Arifianto.
Ratusan driver online yang tergabung di Asosiasi Driver online Jawa Tengah melakukan aksi Klarifikasi di depan kantor Gubernuran sebagai bentuk dukungan kepada rekan ojol yang kini terjerat kasus pengeroyokan berujung maut di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (27/9/2022) pukul 20.45 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kasus pengeroyokan driver ojol di Semarang yng berujung maut menyisakan banyak cerita.

Kini, ratusan ojol di Kota Semarang terus bergerak menggalang donasi untuk solidaritas para korban kasus pengeroyokan tersebut.

Penggalangan dana di jalanan dilakukan ratusan ojol dari berbagai perusahaan aplikator sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban kasus pengeroyokan ojol berujung maut di kota Semarang, Jumat (30/9/2022).
Penggalangan dana di jalanan dilakukan ratusan ojol dari berbagai perusahaan aplikator sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban kasus pengeroyokan ojol berujung maut di kota Semarang, Jumat (30/9/2022). (Dok. Ojol Semarang)

Penggalangan dana dilakukan baik secara online maupun turun ke jalan.

Mereka yang turun ke jalan tersebar di berbagai titik di kota Semarang seperti di Ngaliyan, depan Polda Jateng, Jalan Majapahit dan titik-titik lainnya.

Penggalangan dana di jalanan dilakukan ratusan ojol dari berbagai perusahaan aplikator.

Baca juga: Kronologi Istri Ojol Marah dan Aniaya Mahasiswi yang Dibonceng Suami, Akhirnya Menangis Minta Maaf

Baca juga: Alasan Lesti Kejora Belum Gugat Cerai Rizky Billar Meski Sudah Laporkan KDRT dan Pergoki Selingkuh

"Open donasi masih berlangsung, dana terkumpul sementara Rp 20 juta lebih," ujar Humas Asosiasi Driver Online Jawa Tengah, Astrid Yovanka, kepada Tribunjateng.com, Jumat (30/9/2022).

Ternyata hasil donasi tidak hanya diberikan kepada para ojol yang tersangkut kasus itu.

Keluarga korban sekaligus tersangka Kukuh Penggayuh Utama (32) juga bakal mendapatkan hasil donasi.

Penggalangan dana di jalanan dilakukan ratusan ojol dari berbagai perusahaan aplikator sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban kasus pengeroyokan ojol berujung maut di kota Semarang, Jumat (30/9/2022).
Penggalangan dana di jalanan dilakukan ratusan ojol dari berbagai perusahaan aplikator sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban kasus pengeroyokan ojol berujung maut di kota Semarang, Jumat (30/9/2022). (Dok. Ojol Semarang)

"Iya, dibagi rata,  tidak hanya para ojol seperti Budi, Zen, Nugroho, melainkan keluarga korban tersangka," jelasnya.

Pemberian kepada keluarga korban memang inisiatif para ojol sebagai bentuk permintaan maaf.

Kejadian tersebut memang tidak diharapkan.

"Rencana penggalangan donasi dilakukan sampai besok Sabtu (hari ini)," katanya.

Ia meminta ketika kasus ini masih berjalan masyarakat yang tak mengerti kondisi yang sebenarnya terjadi tidak perlu menyimpulkan.

"Kami berharap kasus cepat selesai," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved