Unsoed Purwokerto

Mahasiswa UNSOED Raih Gold Medal & Special Award di Ajang WICE 2022

Untuk mengatasi permasalahan ini, tim melakukan inovasi dengan membuat Wapoge (Water Power Generator).

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Istimewa
Mahasiswa UNSOED Raih Gold Medal & Special Award di Ajang WICE 2022 

TRIBUNJATENG.COM - unsoed.ac.id, Senin, 03/10/22 -  Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Prestasi diraih di ajang kompetisi internasional yaitu World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2022, yang diadakan di SEGi University, Kota Damansura, Malaysia, pada tanggal 25-30 September 2022. Di ajang ini Tim berhasil menyabet Gold Medal atau Medali Emas.

Tim terdiri atas mahasiswa dari Fakultas Pertanian Unsoed Lilis Dwi Saputri (A1C019046) dan Elsa Wulandari (A1C019094) beserta mahasiswa dari Teknik Industri, Rafi Triyanto (H1E020017,) dan Teknik Elektro, Rizky Iqbal Permana Putra (H1A019064).

Dengan dosen pembimbing Afik Hardanto, S.TP., M.Sc., Ph.D, Dosen Teknik Pertanian Faperta Unsoed.

Mahasiswa UNSOED Raih Gold Medal & Special Award di Ajang WICE 2022 b
Mahasiswa UNSOED Raih Gold Medal & Special Award di Ajang WICE 2022

Selain mendapatkan Gold Medal pada Kategori Applied Physics and Engineering, tim mahasiswa jebolan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) ini juga mendapatkan Special Award dari Malaysia Innovation Invention Creativity Association (MIICA).

Adapun karya mahasiswa yang berhasil menyabet prestasi ini berjudul “Utilization of Water Power Generator in The Tertiary Irrigation Canal for Paddy’s Pest Handling”.

Lilis Dwi Saputri mengungkapkan bahwa inovasi ini dilatarbelakangi keprihatinan terkait banyaknya permasalahan di masyarakat utamanya petani padi.

Tanaman padi banyak diserang oleh hama, seperti hama burung dan hama serangga.

“Serangan hama dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi petani," ungkapnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, tim melakukan inovasi dengan membuat Wapoge (Water Power Generator).

Inovasi ini dibuat dengan memanfaatkan saluran irigasi tersier yang ada di sekitar persawahan untuk digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga pikohidro.

“Wapoge merupakan alat yang menghasilkan dua output energi yakni energi mekanik dari putaran turbin untuk menggerakkan orang-orangan sawah dan klintingan guna pengusiran hama burung dan energi listrik yang disalurkan ke lampu.

Sinar dari lampu ini berguna untuk menarik perhatian dan menangkap hama serangga," jelasnya. (*)

#unsoedmajuterus

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved