Berita Jateng

Delegasi Uni Eropa Kunjungi Jawa Tengah, Jajaki Peluang Investasi dan Perdagangan

Delegasi Uni Eropa Kunjungi Jawa Tengah, Jajaki Peluang Investasi dan Perdagangan

Penulis: hermawan Endra | Editor: muslimah
Istimewa
Ganjar usai menghadiri acara kunjungan Dubes Uni Eropa ke Jawa Tengah, di Hotel Gumaya Semarang, Selasa (4/10) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah terus mendorong geliat investasi di Jawa Tengah.

Kali ini negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa berusaha untuk diajak bekerjasama untuk mejajaki peluang bisnis dan perdagangan. 

"Kami mau bekerjasama dengan Uni Eropa. Mereka juga menyampaikan kepada kita siatuasinya tidak mudah. Sama, gas jadi persolan, makanan juga jadi persolan. Mencoba sekuat tenaga untuk mencari terobosan-terobosan,” kata Ganjar usai menghadiri acara kunjungan Dubes Uni Eropa ke Jawa Tengah, di Hotel Gumaya Semarang, Selasa (4/10)

Menurut Ganjar langkah ini merupakan upaya yang bagus dan diharapkan pemerintah provinsi Jawa Tengah bisa mengundang negara-negara di eropa untuk investasi di Jawa Tengah. Kadin diminta terus bekerja keras dan meyiapkan diri, mulai dari insentif, lokasi dan hal lain. 

"Mudah-mudahan nanti netes, kemudian melahirkan kerjasama," imbuhnya. 

Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan perwakilan Negara-negara Anggota Uni Eropa mengunjungi Provinsi Jawa Tengah selama dua hari untuk bertemu dengan para pelaku usaha di provinsi tersebut. 

Membicarakan peluang perdagangan dan investasi antara Jawa Tengah dengan Uni Eropa dan meningkatkan pemahaman mengenai negosiasi Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia– Uni Eropa yang tengah berlangsung.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket mangatakan, Provinsi Jawa Tengah telah menjadi mitra strategis Eropa di bidang perdagangan dan investasi.

Provinsi ini merupakan sentra ekonomi utama di Indonesia dengan populasi yang besar. 

Lebih lanjut, Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia – Uni Eropa akan menambah nilai signifikan bagi hubungan perdagangan dan investasi di masa mendatang, setelah perjanjian tersebut dirampungkan. 

"Kehadiran zona ekonomi spesial baru seperti Kendal dan Batang tentunya merupakan peluang besar untuk meningkatkan perekonomian di provinsi ini,” ujar Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jawa Tengah, Harry Nuryanto, mengapresiasi kunjungan ini dan berharap mitra-mitra dari Eropa dapat mendongkrak perdagangan dengan Jawa Tengah serta mempromosikan praktik baik bisnis yang berkelanjutan.

“Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi produk yang terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan kualitas baik.

Sementara dari sisi investasi, Jawa Tengah menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik dan terus meningkat, didukung oleh SDM yang kompeten, kemudahan perizinan serta keberadaan infrastruktur dan kawasan industri terpadu,” Nuryanto menyampaikan.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat menjadi langkah maju dalam menghadirkan produk terbaik dari Jawa Tengah dan meningkatkan perekonomian sekaligus menjagaprinsip-prinsip pengelolaan lingkungan dengan baik dalam praktik usaha. 

Lebih lanjut, Gubernur memaparkan langkah-langkah koordinasi yang telah dilakukan pemerintah provinsi guna memastikan kemudahan berbisnis bagi investor asing di Jawa Tengah. 

Pada kunjungan ini, Delegasi Uni Eropa dan KADIN Jawa Tengah mengadakan dua diskusi panel bertajuk ‘Mengakses Pasar Eropa melalui Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif (CEPA) Indonesia – Uni Eropa’ dan ‘Peluang Perdagangan dan Investasi’. 

Sesi ini dihadiri oleh perwakilan Negara-negara Anggota Uni Eropa di Indonesia, perwakilan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, KADIN Nasional, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) Jawa Tengah. Kunjungan ke NTB ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Trade & Investment Visit Uni Eropa ke sejumlah provinsi di Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved