Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Profil Niluh Djelantik, Kader Nasdem yang Mundur setelah Partainya Deklarasi Anies Capres 2024

Niluh Djelantik, politikus Partai Nasdem menyatakan mengundurkan diri dari partai besutan Surya Paloh setelah adanya deklarasi Anies Baswedan capres 2

Editor: m nur huda
NASDEM.ID
Niluh Djelantik, tokoh masyarakat sekaligus politikus Partai Nasdem menyatakan mengundurkan diri dari partai besutan Surya Paloh setelah adanya deklarasi Anies Baswedan capres 2024. 

TRIBUNJATENG.COM - Niluh Djelantik, tokoh masyarakat sekaligus politikus Partai Nasdem menyatakan mengundurkan diri dari partai besutan Surya Paloh setelah adanya deklarasi Anies Baswedan capres 2024.

Pengumuman Niluh Djelantik mundur dari Partai Nasdem disampaikanya melalui akun Instagram @niluhdjelantik, Senin (3/10/2022) pukul 21.40 WITA.

"Selamat tinggal NasDem. Pengumuman resmi menyusul," tulisnya dalam caption unggahannya.

Niluh Djelantik mengatakan dirinya akan memberi pernyataan sikap dalam waktu dekat, katanya pada Tribun Bali, Senin (3/10/2022) malam.

Seperti yang diketahui, wanita asal Bali ini merupakan seorang perancang sepatu handmade kulit yang tergabung bersama NasDem pada tahun 2018.

Niluh Djelantik lahir pada 15 Juni 1975 di Bangli, Provinsi Bali.

Masa Kecil

Nama lengkapnya Niluh Putu Ary Pertami Djelantik, yang artinya "Yang Pertama".

Orang tua Niluh Djelantik telah bercerai saat ia berusia satu tahun.

Niluh Djelantik lalu dibesarkan oleh ibunya di Denpasar, Bali.

Ia tumbuh di kalangan keluarga yang sederhana.

Di Bali, ia tinggal di sebuah kamar kontrakan bersama anggota keluarga lain seperti sepupu, paman, bibi, kakek, dan nenek.

Setiap hari, keluarga Niluh Djelantik berjualan ke pasar yang tak jauh dari tempat tinggalnya di daerah Denpasar.

Niluh Djelantik juga ikut mencari nafkah dengan bekerja sambilan di toko buku.

Selain menghabiskan waktu bekerja di toko buku, ia juga membantu berjualan di pasar setelah pulang sekolah.

Pada tahun 2013, Niluh Djelantik menikah dengan Louis Kieffer.

Mereka dikarunia seorang anak bernama Niluh Putu Ines Saraswati Djelantik.

Pendidikan Niluh Djelantik

Niluh Djelantik tamat SMA pada tahun 1994.

Ia lalu melanjutkan pendidikan di Jakarta.

Niluh Djelantik menempuh kuliah jurusan Manajemen Keuangan di Universitas Gunadarma sesuai keinginan ibunya.

Karier Bisnis

Pada tahun 1995, Niluh Djelantik mendapatkan pekerjaan profesional pertamanya sebagai operator telepon di sebuah perusahaan tekstil asal Swiss.

Karena sudah bekerja, Niluh Djelantik teringat hasratnya ingin memiliki sepatu yang pas di kaki.

Gaji pertamanya langsung Niluh Djelantik gunakan untuk membeli sepatu di kawasan Blok M, Jakarta.

Pilihan Niluh Djelantik jatuh pada sepatu bertumit tinggi seharga Rp 15 ribu untuk bekerja di kantor.

Pada akhir tahun 2001, Niluh Djelantik kembali ke Bali.

Ia mendapatkan pekerjaan di perusahaan fesyen Paul Ropp milik pengusaha Amerika Serikat.

Saat itu, Niluh Djelantik dipercaya sebagai Direktur Marketing dan membuat Paul Ropp berkembang pesat.

Di tahun 2002, penjualan Paul Ropp naik hingga 330 persen dan butik pun bertambah hingga 10 lokasi.

Namun, Niluh Djelantik tak lagi menjabat sebagai marketing pada tahun 2003 karena dalam rangka ekspansi perusahaan.

Ia kemudian sering bepergian ke luar negeri untuk melakukan trade show dan membuka pasar bagi Raul Ropp.

Karena pekerjaan yang padat, Niluh Djelantik jatuh sakit.

Dokter mengingatkannya untuk tidak bepergian jauh antar negara sekurangnya dalam waktu enam bulan.

Niluh Djelantik yang saat itu berdomisili di New York akhirnya memutuskan untuk kembali ke Bali.

Di Bali, Niluh merealisasikan idenya untuk membuat sepatu perempuan bertumit tinggi yang nyaman.

Ia membuat produk sepatu bernama 'NILOU' di kawasan Kerobokan, dengan modal Rp 33 juta.

Nama 'NILOU' terbentuk dari slang lafal Niluh di lidah bule dan menciptakan peluang bertemu dengan Cedric Cador.

Sepatu NILOU hingga menembus pasar Eropa dan mendapatkan banyak tawaran kerja sama.

Usaha sepatu handmade kulit ini sempat menurun menjelang tahun 2008 karena ada pihak lain yang mendaftarkan nama NILOU sebagai milik mereka.

Niluh Djelantik bangkit kembali dengan merek baru "Niluh Djelantik" yang kemudian dipatenkan.

Kini, sepatu "Niluh Djelantik" telah dipasarkan di Asia hingga Eropa.

Karier Politik

Niluh Djelantik masuk dunia politik pada tahun 2018.

Setahun sebelumnya, Niluh Djelantik terlihat akrab dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan sempat diberitakan akan menjadi calon legislatif PSI.

Namun, pada Juli 2018, ia bergabung dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Niluh Djelantik kemudian menjadi calon legislatif di partai NasDem.

Menurut Niluh Djelantik, politik terdiri atas orang-orang yang menjalankan keputusan sehingga memengaruhi kehidupan masyarakat.

Niluh Djelantik menilai politik sebagai perjuangan.

Ia memiliki target jika terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), ia ingin masuk ke Komisi VI yang mengurus bidang industri, investasi, dan persaingan usaha.

Niluh Djelantik ingin menyederhanakan birokrasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Menurutnya, UKM memiliki potensi untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul SOSOK Niluh Djelantik yang Mundur dari Nasdem setelah Deklarasi Capres Anies Baswedan

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved