Berita Sukoharjo

Harapan Bupati Sukoharjo kepada BWI yang Baru Dikukuhkan, Kelola Wakaf untuk Pemberdayaan Umat

Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Sukoharjo Masa Jabatan Tahun 2022-2025 dikukuhkan

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Istimewa
Bupati Sukoharjo hadiri pengukuhan Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Sukoharjo Masa Jabatan Tahun 2022-2025, Selasa (4/10/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Sukoharjo Masa Jabatan Tahun 2022-2025 dikukuhkan, Selasa (4/10/2022). 

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menaruh harapan besar pada pengurus baru BWI Sukoharjo ini. 

“Semoga mampu menjalankan amanah dengan baik, dan mampu membawa BWI Kabupaten Sukoharjo terus maju, khususnya membantu pemerintah dalam penyusunan kebijakan di bidang perwakafan,” ujar Bupati,  Kamis (6/10/ 2022) 

Menurut Bupati, Kelahiran Badan Wakaf Indonesia (BWI) merupakan perwujudan amanat yang digariskan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. 

Kehadiran BWI, sebagaimana dijelaskan dalam pasal 47, adalah untuk memajukan dan mengembangkan perwakafan di Indonesia. 

BWI adalah lembaga independen untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia. Dalam melaksanakan tugasnya, BWI bersifat bebas dari pengaruh kekuasaan manapun, serta bertanggung jawab kepada masyarakat.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Pasal 49 ayat 1, BWI mempunyai tugas dan wewenang di antaranya melakukan pembinaan terhadap nazhir dalam mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf, serta mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf berskala nasional dan internasional.

“Untuk itu kepada seluruh pengurus Perwakilan BWI Sukoharjo yang baru saja dikukuhkan, saya berharap agar benar-benar menjadi wadah untuk berkhidmat kepada umat dalam mengurus harta wakaf,” ujar Bupati.

Adanya perwakilan BWI di Sukoharjo juga diharapkannya bisa menumbuhkan budaya dan pengelolaan wakaf di Kabupaten Sukoharjo.

Tugas tersebut tentunya tidak mudah diwujudkan, sehingga dibutuhkan profesionalisme, perencanaan yang matang, keseriusan, kerjasama, dan  amanah dalam mengemban tanggung jawab.

“Saya berharap pengurus BWI Kabupaten Sukoharjo mampu merancang visi, misi dan strategi implementasi. Sehingga BWI mampu mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan pemberdayaan masyarakat,"katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved