Berita Kriminal

Kronologi Ayah dan Anak Bunuh 5 Anggota Keluarga di Lampung, Terungkap Setahun Setelah Eksekusi

Ayah dan anak menjadi tersangka pembunuhan lima orang dalam satu keluarga di Way Kanan Lampung.

Editor: rival al manaf
Dokumentasi Polres Way Kanan
Pembunuhan Sekeluarga di Way Kanan - Dua tersangka pembunuhan sekeluarga di Way Kanan dihadirkan dalam ekspose kasus di Polres Way Kanan, Kamis (6/10/2022). Tersangka EW ternyata sempat menjual 2 lahan milik korban Zainudin yang merupakan ayah kandungnya. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ayah dan anak menjadi tersangka pembunuhan lima orang dalam satu keluarga di Way Kanan Lampung.

Pemicunya diduga karena perebutan harta warisan.

Tersangka adalah ayah EW (38) dan anaknya DW (17).

EW membunuh ayahnya Zainudin (78) dan Siti Romlah (45).

Baca juga: NGERI! Anak Tiri Bantai Satu Keluarga di Lampung yang Mayatnya Ditemukan di Dalam Septic Tank

Baca juga: Mayat 1 Keluarga Dimasukkan ke Septic Tank di Lampung, Identitas Terungkap, Hilang Setahun Lalu 

Baca juga: Ngeri, Mayat 1 Keluarga Dimasukkan Dalam Septic Tank Lalu Dicor di Lampung, Ini Keterangan Polisi

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Mengenaskan di Way Kanan Lampung, 4 dari 5 Korban Ditemukan di Septic Tank

Ia juga mengeksekusi kakak kandungnya Wawan Wahyudin (55) dan keponakannya Zahra (6).

Untuk menutupi kekejian EW juga membunuh Juwanda (26) anak Siti Romlah dari perkawinan sebelumnya.

Pembunuhan berantai itu dilakukan sudah hampir setahun lalu, namun baru terungkap.

Berikut ini kronologi pengungkapannya.

Bermula dari EW Jual Tanah Ayahnya

Kecurigaan warga terjadi ketika para korban sudah jarang lagi kelihatan dan tersangka EW mulai menjual tanah warisan ayahnya.

Tersangka pembunuhan sekeluarga di Way Kanan ternyata sempat menjual 2 lahan milik korban.

Warga pun sempat menanyakan sesuatu kepada tersangka pembunuhan sekeluarga di Way Kanan tersebut.

Kepala Desa Marga Jaya, M Yani, mengungkapkan hal tersebut, dilansir dari Kompas.com.

M Yani membeberkan tindakan tersangka menjual 2 lahan korban diketahui sekitar sebulan setelah korban Zainudin (78) tidak terlihat beraktivitas di desa setempat pada Oktober 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved