Berita Semarang
Hendi Dilantik Jadi Kepala LKPP Berkah Buat Pengrajin Karangan Bunga di Semarang: Nglembur Orderan
Pesanan karangan bunga dari berbagai pihak itu ditujukan untuk Walikota Semarang Hendrar Prihadi
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perajin karangan bunga di Jalan Dr Soetomo Kota Semarang nampak sibuk.
Siang malam mereka bekerja menyelesaikan pesanan dari pelanggan.
Pesanan karangan bunga dari berbagai pihak itu ditujukan untuk Walikota Semarang Hendrar Prihadi.
Tak hanya puluhan, bahkan satu pengrajin karangan bunga bisa mendapatkan order sampai ratusan.
Baca juga: Presiden Jokowi Tarik Hendi Ke Pusat Karena Dinilai Punya Kemampuan dan Kapasitas
Baca juga: Rekam Jejak Hendi, Bawa Kota Semarang dengan Pembangunan Terbaik di Indonesia 3 Tahun Berturut-turut
"Kami lembur, banjir pesanan sudah dari dua hari lalu," kata Indah Rusdiana, satu di antara pengrajin karangan bunga di Jalan Dr Soetomo, Senin (10/10/2022) siang.
Di tempat ia berkarya yaitu Mekarsari Florist, dua hari terkahir mendapat pesanan 180 karangan bunga.
"Karena ratusan pesanan kami pulang sampai larut malam, yang pria bahkan tak tidur untuk menyelesaikan pesanan," ucapnya.
Sembari merangkai bunga, prempuan ramah itu menuturkan, pemesan dari berbagai pihak.
"Ada yang dari instansi maupun perorangan. Kalau harga di angka Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta dan rata-rata mereka memesan yang harga Rp 500 ribu," paparnya.
Menurutnya, pelantikan Hendrar Prihadi menjadi Kepala LKPP jadi berkah tersendiri bagi pengrajin karangan bunga.
"Karena pesanan meningkatkan berkali-kali lipat, kalau hari biasa paling tak sampai puluhan tapi sekarang ratusan," ucap Indah.
Sementara itu Sidiq Permana, pengrajin karangan bunga lainnya berujar, semua pengrajin karangan bunga di Jalan Dr Soetomo mendapatkan pesanan.
"Ya Alhamdulillah bisa dapat pesanan banyak, beberapa hari ini dan sampai sekarang kami masih mengerjakan pesanan karangan bunga untuk Hendrar Prihadi," jelasnya.
Ia juga mengatakan, para pengrajin terkendali tenaga untuk memenuhi pesanan karangan bunga.
"Pengrajin yang masih muda saja sampai kualahan, apalagi saya yang berusi 57 tahun. Namun saya bersyukur dapat rezeki ini," tambahnya. (*)