Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kriminal Hari Ini

Kekerasan Seksual Terjadi di UGM Yogyakarta, Korban Diduga Lebih dari Satu Orang

Saat ini, masih dalam proses awal sehingga belum sampai pada keputusan tindakan yang dijatuhkan untuk terduga pelaku kekerasan seksual di kampus UGM.

Tayang:
Editor: deni setiawan
TRIBUN JOGJA
ILUSTRASI Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Lingkungan pendidikan kembali tercoreng oleh kasus dugaan kekerasan seksual.

Kali ini bahkan tak main-main.

Itu terjadi di kampus ternama, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Bahkan dari hasil investigasi internal pihak kampus, korban atas kasus tersebut lebih dari satu orang.

Baca juga: Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi di UGM: Salah Satu Cita-citaku dari Kecil Tercapai

Baca juga: Apa itu Mental Illnes? Dialami Tegar Mahasiswa UGM Jogja Bunuh Diri dari Lantai 11 Hotel

Kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Kasus dugaan kekerasan seksual ini telah dilaporkan ke Fisipol Crisis Center (FCC) pada Sabtu (8/10/2022).

"Laporan resmi masuk ke Fisipol Crisis Center itu pada Sabtu (8/10/2022)."

"Tapi sebelumnya pihak departemen hubungan internasional sudah menerima laporan sejak Rabu atau Kamis."

"Namun itu lapornya ke pihak departemen, lalu diteruskan ke pihak Fisipol Crisis Center," ujar Divisi Penanganan dan Pelaporan FCC UGM Yogyakarta, Arie Eka Junia, Senin (10/10/2022).

Arie menyampaikan, saat ini masih dalam tahap awal untuk menerima laporan.

Baca juga: Ini Bocoran Prilly Latuconsina Soal Bayaran Jadi Dosen Praktisi di UGM

FCC UGM Yogyakarta juga sudah mulai mendokumentasikan dan memverifikasi bukti-bukti yang diberikan.

Selanjutnya akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti departemen hubungan internasional maupun dengan unit layanan terpadu (ULT) penanganan kasus di tingkat UGM.

Di dalam kasus ini, korban lebih dari satu.

Sampai saat ini laporan juga masih terus dibuka.

"Lebih dari satu, tetapi kami tidak bisa mengonfirmasi berapa karena laporan masih terus dibuka."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved