Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Video Viral Air Laut Surut Disebut Pertanda Tsunami, BPBD Membantah

Viral video air laut di Pantai Sampur Bangka Belitung (Babel) menjadi surut akhirnya mendapat penjelasan dari BPBD.

Editor: rival al manaf
Instagram/andreli48
Viral Fenomena Air Laut di Pantai Sampur Bangka Surut Hingga Terlihat Hamparan Pasir 

TRIBUNJATENG.COM, BABEL - Viral video air laut di Pantai Sampur Bangka Belitung (Babel) menjadi surut akhirnya mendapat penjelasan dari BPBD.

Sebelumnya video air laut surut itu dikhawatirkan sebagai pertanda akan adanya tsunami.

Ternyata, surutnya air laut di Pantai Sampur Bangka Belitung bukan pertanda tsunami.

Baca juga: Inilah Sosok Bambang Tri Mulyono, Pria Blora Ditangkap Polisi Usai Menggugat Ijazah Presiden Jokowi

Baca juga: Viral Fenomena Air Laut di Pantai Sampur Bangka Surut Hingga Terlihat Hamparan Pasir

Baca juga: Kelakuan Pria Tergiur Kemolekan Istri Tetangga, Tunggu Suami Korban Kerja Lalu Mencuri Kehormatannya

Baru-baru ini beredar video air laut di Pantai Sampur Bangka Belitung (Babel) menjadi surut hingga terlihat jelas hamparan pasir.

Dalam unggahan video di media sosial, terlihat air laut surut hingga menyisakan pasir putih dan hanya terlihat sedikit air.

Masyarakat yang mengetahui kejadian ini khawatir air yang surut akan terjadinya tsunami.

Sejumlah perahu nelayan juga terdampar di atas pasir. "Airnya pindah kemana nih..., Ada yang bisa jelaskan? Pantai Sampur Bangka air surut, Kepulauan Bangka Belitung," tulis pengunggah dilansir dari TribunJateng, Kamis (13/10/2022).

Kepala BPBD Bangka Belitung, Mikron Antariksa meminta masyarakat untuk tidak khawatir.

Menurutnya, fenomena air laut surut adalah musiman dan air akan kembali ketika gaya tarik melemah atau saatnya pasang.

Fenomena itu bisa terjadi ketika akan masuk musim barat dan dipengaruhi oleh bulan.

Bangka Belitung sendiri tidak masuk dalam lempeng aktif gempa yang mengakibatkan tsunami.

Namun, dia juga mengingatkan agar masyarakat untuk melakukan mitigasi akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Mikron menuturkan, potensi bencana paling dominan yakni angin puting beliung dan banjir.

Baca juga: Alasan Lesti Kejora Mencabut Laporan KDRT Disinggung Kuasa Hukum Rizky Billar

Baca juga: Komisi Informasi Pusat Gelar Rakornas ke-13 di Semarang Usung Tema Mengawal Pemilu 2024

Baca juga: 2 Bulan 2 Kali Truk Terguling di Tanjakan Jambu Kabupaten Semaranb, Ini Tindakan Polisi

"Untuk logistik kita memadai, bahkan daerah kabupaten/kota juga menganggarkan bantuan perbaikan rumah yang terkena bencana," ujar Mikron.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprediksi, hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Bangka Belitung.

Wilayah terdampak seperti Sijuk, Kelapa Kampit, Dendang, Selat Nasik, Belinyu, Air Gegas, Girimaya, Rangkui, dan Toboali. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beredar Video Air Laut Surut di Pantai Sampur Babel, Ini Penjelasan BPBD"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved