BRI Liga 1
Alasan CEO PSIS Semarang Datangkan Duje Javorcic Eks Lazio, Pelatih Tak Puas dengan Cantillana?
Yoyok Sukawi buka suara terkait kedatangan Duje Javorcic mengikuti trial sebulan di PSIS Semarang.
TRIBUNJATENG.COM - Yoyok Sukawi buka suara terkait kedatangan Duje Javorcic mengikuti trial sebulan di PSIS Semarang.
Jika Duje Javorcic tampil mengesankan selama trial, maka satu slot pemain asing PSIS Semarang posisi gelandang terancam.
Hanya ada Jonathan Cantillana di posisi gelandang dan bisa saja didepak jika Duje Javorcic selama trial di PSIS Semarang tampil apik.
Baca juga: Profil Duje Javorcic Pemain Trial PSIS Semarang, Usia Muda, Berlabel Timnas dan Pernah Perkuat Lazio
Baca juga: Rizky Billar Lari dari Wartawan saat Wajib Lapor Kasus KDRT Lesti Kejora: Saya Takut Disorot
Baca juga: Didominasi Real Madrid dan Barcelona Ini Daftar Peraih Ballon dOr Hingga Yashin Trophy 2022
Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi tak ingin salah merekrut pemain di bursa transfer paruh musim Liga 1 2022.
Oleh sebab itu, pemain muda asal Kroasia, Duje Javorcic, akan menjalani trial selama satu bulan bersama PSIS Semarang terhitung sejak Senin (17/10/2022).
Duje Javorcic memiliki catatan yang mentereng dalam karier sepak bola di Eropa.
Selain berlabel pemain muda Timnas Kroasia, Duje Javorcic juga pernah membela Lazio U19 di Liga Italia.
Duje Javorcic seorang gelandang memiliki postur yang tinggi, yakni 183 cm.
Selain itu, Duje Javorcic, juga masih berusia muda, yakni 22 tahun.
Meski memiliki banyak catatan gemilang dan potensi, pihak PSIS Semarang masih menerapkan trial selama satu bulan untuk Duje Javorcic.
PSIS Semarang bisa menyodorkan kontrak saat Duje Javorcic masuk dalam kriteria pemain yang dicari Mahesa Jenar.
Hal itu disampaikan oleh CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
“Duje kami datangkan atas rekomendasi tim pelatih dan akan melakukan trial selama kurang lebih satu bulan ke depan."
"Kami akan lihat dulu bagaimana kondisinya dan bagaimana kemampuan Duje baik dari segi taktik mau pun fisik serta medical tes."
"Itu akan kami lihat secara detail,” ujar Yoyok Sukawi.