Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Waspada! Aksi Penipuan Catut Nama Pj Bupati Pati

Aksi penipuan melalui WhatsApp (WA) mencatut nama Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro.

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Muhammad Olies
istimewa
Tangkapan layar aksi penipuan melalui WhatsApp (WA) yang mencatut nama Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Aksi penipuan melalui WhatsApp (WA) mencatut nama Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro. Warga diminta waspada dan melakukan pengecekan ke Pemkab Pati jika menemukan aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat publik di Bumi Mina Tani.  

Salah satu Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kabupaten Pati menjadi sasaran penipuan sindikat ini. Modus yang dilakukan penipu ialah dengan berpura-pura hendak memberikan sedekah melalui rekening TPQ tersebut.

Untuk meyakinkan calon korban, pelaku menggunakan nama akun dan foto profil WhatsApp Henggar Budi Anggoro. Pelaku menggunakan nomor +62 812-3532-5392.

Baca juga: Tak Cuma Dicoret dari Skuad Man United, Cristiano Ronaldo Dipersilakan Angkat Koper Secepatnya

Baca juga: Reyvano Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Dinyatakan Meninggal, Pasien Ruang ICU RSUD Saiful Anwar

Baca juga: Kalender Jawa Sabtu 22 Oktober 2022, Watak Weton Sabtu Legi Suka Mengayomi

Akun abal-abal ini menginformasikan bahwa pihaknya akan mentransfer sejumlah uang ke rekening TPQ. Namun karena TPQ belum memiliki rekening lembaga, maka si penipu tak keberatan saat akan diberi nomor rekening salah satu ustadz/ustadzah TPQ. 

Kemudian, akun Whatsapp abal-abal itu bermaksud meminta pihak TPQ untuk terlebih dahulu mentransferkan sejumlah uang ke nomor rekening TPQ lain, dengan dalih berbagi sedekah. Untung saja, pengurus TPQ curiga dan melaporkan hal itu ke Pemkab Pati. 

Terkait hal ini, Pj Bupati Henggar Budi Anggoro menegaskan bahwa nomor WA yang tersebar itu memang mencatut namanya. Dan nomor itu digunakan untuk menipu.  

Ia juga memastikan bahwa foto yang digunakan pelaku juga diambil dari internet tanpa seizinnya. 

“Jadi nomor itu palsu. Waspada penipuan. Bila terjadi di lembaga lain, segera konfirmasi ke Pemkab Pati," imbau Henggar melalui keterangan tertulis, Jumat (21/10/2022).

Henggar berharap masyarakat tidak asal percaya dengan berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat publik. Warga juga diimbau melakukan pengecekan ke Pemkab Pati jika curiga dengan aksi pihak tertentu. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved