Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Slawi

Dua Ekor Sapi Milik Warga Desa Rembul Kabupaten Tegal Mati Tersambar Petir 

Dua ekor sapi milik warga Dusun Sinusa, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal mati tersambar petir pada Minggu (23/10/2022) siang kemarin. 

Desta Leila Kartika
Foto tangkapan layar saat warga Dusun Sinusa, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal,  membantu menguburkan dua ekor sapi yang mati karena tersambar petir, pada Minggu (23/10/2022) siang kemarin.  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dua ekor sapi milik warga Dusun Sinusa, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal mati tersambar petir pada Minggu (23/10/2022) siang kemarin. 

Hujan deras disertai petir yang menimpa wilayah Desa Rembul, mengakibatkan satu ekor sapi betina dan satu ekor sapi jantan atau biasa warga menyebut sapi banteng tersambar petir dan mati di dalam kandang. 

Ketua RT Dusun Sinusa, Desa Rembul, Ikhwanudin, menceritakan kronologi singkat peristiwa naas yang menggerkan warga sekitar. 

Dikatakan, kondisi cuaca pada Minggu (23/10/2022) siang kemarin sekitar pukul 12.00 WIB hujan deras, bersamaan dengan petir yang menyambar. 

"Siang itu, hujan sangat deras disertai petir juga. Belakangan cuaca memang sedang tidak menentu, kadang panas nanti tiba-tiba hujan. Nah tidak lama, terdengar suara petir kencang sekali, dan ternyata menyambar di kandang sapi milik warga," ungkap Ikhwanudin, pada Tribunjateng.com, Senin (24/10/2022). 

Sementara di kandang sapi milik warga ini, lanjut Ikhwanudin, ada tiga ekor sapi. Dari tiga ekor sapi yang ada, dua diantaranya mati tersambar petir sehingga tersisa satu ekor saja. 

Adapun saat petir menyambar pada pukul 12.00 WIB, terlihat dua sapi sudah tergeletak di kandang. 

Pemilik mengira sapi yang tergeletak masih hidup, ternyata setelah dicek sudah mati terbujur kaku. 

"Sapi yang mati ukurannya sudah besar baik yang betina ataupun jantan. Pasca kejadian tersebut, warga langsung membantu menguburkan sapi yang mati di lahan sekitar kandang dengan tenaga yang ada," pungkasnya. (dta)

Baca juga: Datangi Desa Terpencil di Karimunjawa, KPU Jepara Lakukan Verifikasi Faktual Anggota Parpol

Baca juga: Industri Perhotelan Optimistis Tetap Membaik di Tengah Ancaman Resesi Global

Baca juga: Pasangan Belum Nikah Check-in Hotel Dipidana, PHRI Banyumas Khawatir Oktober Okupansi Menurun

Baca juga: Avanza Terbakar di Sruwen Semarang, Damkar Minta Warga Sediakan APAR Minimal 1 di Mobil dan Rumah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved