Tunas Agro
Tips Sukses Bertani Cabai Ditengah Harga Yang Fluktuatif
Cabai merupakan salah satu bahan pokok yang sangat dibutuhkan oleh semua kalangan masyarakat.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM - Cabai merupakan salah satu bahan pokok yang sangat dibutuhkan oleh semua kalangan masyarakat.
Tak heran jika banyak Petani yang kemudian membudidayakan tanaman tersebut.
Namun saat ini untuk mendapatkan harga jual cabai yang stabil di atas biaya pokok tanam sangatlah sulit, karena fluktuasinya yang sangat tinggi.
Selain itu Harga cabai sering jatuh di bawah harga pokok, maka jika petani ingin mendapatkan hasil yang menguntungkan harus memikirkan varietas cabai yang memiliki produktivitas yang tinggi sehingga keuntungan masih bisa tercapai.
Pak Sarif, yang semula menggeluti profesi sebagai seorang Supir, kemudian sejak 15 tahun belakangan ini ia beralih profesi menjadi Petani di kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Daerah dengan ketinggian 1200 mdpl.
Semula ia menanam beberapa tanaman diantaranya kubis, tomat dan daun seledri, Namun 2 tahun terakhir ini ia menggeluti budidaya tanaman Cabai, dengan jenis cabai keriting.
Menurutnya cabai memiliki pasar yang luas dan menguntungkan disaat harga cabai sendiri yang tak menentu.
Saat tim tribunjateng menemuinya, dia bercerita bahwa menanam cabai ini masih saat menguntungkan, apabila mengetahui tipsnya.
Pak Sarif pun tak sungkan menceritakan rahasia suksesnya kepada kami.
Ia menuturkan tentang beberapa tips yang mungkin bisa menjadi inspirasi para pelaku usaha pertanian yang ingin sukses bertanam cabai seperti dirinya, diantaranya yaitu tentang bagaimana pengolahan lahan yang baik dan benar dengan pemakaian pupuk kandang yang matang.
Selain itu dirinya memakai benih cabai yang berkualitas dengan produktifitas tinggi, seperti yang saat ini ia tanam, yaitu varietas Cabai Keriting Jinawi dan Cabai Keriting Very Well yang berasal dari PT. Tunas Agro Persada.
Ada sekitar ± 3000 tanaman Cabai Jinawi dan ± 1000 tanaman Cabai Very Well yang ia tanam saat ini.
Karena menurutnya benih cabai tersebut tahan terhadap serangan virus dan tahan segala cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini.
"Selain produktifitas yang tinggi, Petani membutuhkan benih yang tahan terhadap virus dan Cabai jenis ini membuktikannya,” tuturnya.
Adapun tips Selanjutnya Sarif memaparkan mengenai penggunaan Nutrisi Organik, dengan menggunakan Nutrisi Organik ia bisa memangkas biaya perawatan sangat banyak. Karena tidak perlu menambahkan pupuk susulan kimia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sarif-petani-cabai-di-Bumi-Jawa-menunjukan-cabai-Keriting-Jinawi-dari-Tunas-Agro_1.jpg)