Berita Sragen

Dinkes: Belum ada Covid-19 Omicron XBB di Sragen, Warga Tetap Patuhi Prokes

Kepala Dinkes Sragen sampaikan pihaknya belum mendeteksi varian baru Covid-19.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Freepik via Tribunnews
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginformasikan Covid-19 subvarian Omicron XBB telah mausk di Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen, Hargiyanto menyampaikan pihaknya belum mendeteksi varian baru Covid-19 yakni Omicron XBB.

Meski begitu, dirinya meminta warga tetap waspada dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan segera melaksanakan vaksinasi Covid-19 baik dosis kedua maupun ketiga.

Hargi mengatakan, kesiapan dalam penanganan Covid-19 jenis baru ini tetap sama. Dirinya mengatakan dengan masyarakat sudah vaksin, diharapkan semua bisa terhindar.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Sragen sendiri dikatakan Hargi masih ada. Per harinya setidaknya ada dua hingga tiga kasus orang yang terkonfirmasi Covid-19.

"Covid-19 sampai saat ini di Sragen masih ada. Tiap hari masih ada dua sampai tiga kasus, harapan kami masyarakat tetap menjalankan prokes," katanya.

Hargi mengatakan masyarakat yang terkena Covid-19 saat ini bergejala ringan. Kalaupun masuk rumah sakit, dikatakannya bukan karena Covid-19 tapi karena penyakit komorbid atau penyerta pasien.

Per hari ini Minggu (30/10/2022) kasus baru Covid-19 sebanyak tiga kasus. Kasus aktif sebanyak 21 kasus, enam orang menjalani isolasi mandiri sisanya dirawat.

Hargi mengatakan saat ini tempat isolasi terpusat Technopark dengan kapasitas 273 kosong. Tempat Tidur (TT) ICU kosong dan TT isolasi terisi sembilan orang.

Vaksin Buatan Indonesia

Sementara itu, vaksinasi Covid-19 di Sragen saat ini mulai jarang dilakukan. Terpantau di Sentra Vaksinasi Sukowati di kantor Pemda Sragen vaksinasi sementara diberhentikan.

Hargi mengatakan hal ini dikarenakan akan ada vaksin buatan Indonesia, sehingga stok yang saat ini masih ada dihabiskan.

Capaian vaksinasi sendiri saat ini 83,44 persen atau 719.037 orang untuk dosis pertama, 78,64 persen atau 677.627 orang suntikan dosis kedua.

Dosis ketiga sebanyak 27.40 persen dengan 188.060 orang dan 72,25 persen dengan 3.588 orang telah tervaksin dosis keempat.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved