Fokus
Fokus: Tragedi Oktober
Tragedi sebenarnya merupakan genre drama yang berasal dari Yunani kuno. Drama yang menceritakan kisah menyedihkan dan biasanya dipentaskan dalam festi
Penulis: sujarwo | Editor: m nur huda
Tajuk Ditulis Oleh Wartawan Tribun Jateng, Sujarwo
TRIBUNJATENG.COM - Tragedi sebenarnya merupakan genre drama yang berasal dari Yunani kuno. Drama yang menceritakan kisah menyedihkan dan biasanya dipentaskan dalam festival keagamaan.
Aiskhilos, Sofokles, dan Euripides tercatat sebagai penulis tragedi Yunani yang terkenal. Masa sesudahnya adalah William Shakespeare, penulis tragedi masa modern tersohor.
Namun, asal mula tragedi Yunani tak kunjung terpecahkan.
“Lantaran ketiadaan bukti dan meragukannya keandalan sumber-sumber, kita kini nyaris tidak tahu apa-apa tentang asal muasal tragedi," kata Ruth Scodel, pakar Yunani kuno dari University of Michigan AS.
Pakar serupa, R.P. Winnington-Ingram, menyebut masih merupakan suatu misteri.
Itu drama di Yunani. Tragedi sesungguhnya, yang bikin warga dunia menangis, terjadi di Indonesia dan Korea Salatan di bulan sama, Oktober 2022.
Masing-masing di Malang dan di Itaewon, salah satu distrik di Seoul.
Tragedi Oktober atau bulan kelabu di Malang menewaskan lebih dari 130 orang.
Para korban sesak napas, terinjak-injak dan luka saat terjadi impitan penonton di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).
Peristiwa yang umum disebut Tragedi Kanjuruhan ini terjadi seusai laga Arema FC melawan Persebaya yang dimenangi tim tamu dengan skor 2-3. Bukan hanya di dalam negeri, tragedi itu juga dipantau media asing.
Setidaknya ada dua yang masih dipertanyakan, menyoal penggunaan gas air mata dalam menghalau massa dan pintu stadion yang tertutup. Pihak berwenang pun kini berusaha keras mengusut tragedi tersebut.
Kalau tragedi di Malang di awal Oktober, di Itaewon di penghujungnya yaitu Minggu 30 Oktober. Peristiwa yang disebut Tragedi Halloween itu sementara tercatat menewaskan 151 orang.
Kronologinya, terjadi pasca perayaan Halloween di Itaewon pada Sabtu (29/10) malam waktu setempat. Ratusan orang terkena henti jantung setelah ribuan orang memadati jalan sempit di distrik tersebut.
“Insiden tersebut terjadi ketika kerumunan besar yang merayakan Halloween di Itaewon melonjak pada Sabtu malam,” kata pejabat darurat Korsel seperti dilansir Reuters, Minggu (30/10).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sujarwo-atau-pak-jarwo-wartawan-tribun-jateng_20171010_071937.jpg)