Pemilu 2024

KPU Karanganyar Gelar Sosialisasi Pemilu 2024, Tidak Hanya Sekedar Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

Pihak KPU Karanganyar menggelar sosialisasi dalam rangka optimalisasi peran kehumasan dan publikasi dalam rangka mensukseskan Pemilu 2024

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Kaprodi S-2 Ilmu Komunikasi FISIP UNS Solo, Andre Rahmanto menyampaikan materi dalam acara optimalisasi peran kehumasan dan publikasi dalam rangka mensukseskan Pemilu 2024 di Rumah Makan Omah Sendang Karanganyar, Senin (7/11/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak KPU Karanganyar menggelar sosialisasi dalam rangka optimalisasi peran kehumasan dan publikasi dalam rangka mensukseskan Pemilu 2024 mendatang di Rumah Makan Omah Sendang Karanganyar, Senin (7/11/2022) siang.
 
Dalam acara tersebut dihadiri oleh instansi terkait, ormas, dan media kaitannya dengan kehumasan dan publikasi di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Pihak KPU Karanganyar juga menghadirkan narasumber dari akademisi, Kaprodi S-2 Ilmu Komunikasi FISIP UNS Solo, Andre Rahmanto.

Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Karanganyar, Devid Wahyuningtyas menyampaikan, peran kehumasan memegang peranan signifikan di era digitalisasi untuk mensukseskan Pemilu 2024 mendatang.

Di sisi lain melalui kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu yang akan datang. 

"Harapannya ada sinergi dan kolaborasi menyampaikan informasi-informasi kepemiluan yang benar kepada masyarakat.

Target secara nasional partisipasi masyarakat Pemilu 2024 79,5 persen. 2019 kemarin targetnya 77,5 persen dan tercapai," katanya kepada Tribunjateng.com.

Narasumber, Andre Rahmanto mengatakan, jumlah partisipasi masyarakat dalam pemilu jumlahnya cukup tinggi dan bahkan di Karanganyar pada 2019 lalu dapat mencapai target yang ditentukan.

Namun yang menjadi penekanan saat ini tidak hanya sekedar meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat saja dalam menyalurkan hak pilih tapi lebih substantif mengenai track record dan program dari calon yang nantinya akan dipilih. Sehingga nantinya diharapkan fungsi pengawasan akan berjalan. 

"Kita harus lihat pemilih itu memilih karena apa? Sesuai kah dengan kebutuhan dan aspirasinya. Humas kita dorong untuk ke arah situ.

Yang perlu dikampanyekan saat ini mendorong supaya elemen masyarakat berupaya, bagaimana informasi terkait track record dan program calon dapat diakses dan ada punishment terhadap calon yang tidak membuka track record dan programnya. Terkadang informasi tentang calon minim sekali," terangnya. (Ais).

Baca juga: LKPP Kembangkan AI, Hendi Minta Pegawai Beradaptasi

Baca juga: Beragam Mitos Gerhana Bulan Total dari Bulan Diserang Iblis hingga Bulan dan Matahari Berperang

Baca juga: Chord Gitar Cigarettes of Ours Ardhito Pramono

Baca juga: Sinopsis Film Korea Next Door Dibintangi Oh Dong Min dan Choi Hee Jin Genre Thriller Komedi

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved