Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Melalui International Summer Course 2022, UMP perkenalkan Budaya Adiluhung Banyumas

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Biro Urusan Internasional (BUI) menggelar acara Summer Course 2022

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Summer Course yang dikemas dengan nama U-Interact (UMP International Training dan Course) mengangkat tema ‘Banyumas Culture and Heritage’. 

TRIBUNJATENG.COM - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Biro Urusan Internasional (BUI) menggelar acara Summer Course 2022 yang diikuti oleh ratusan mahasiswa asing dari 16 negara dan juga mahasiswa PMM yang belajar di UMP.

Acara Summer Course yang dikemas dengan nama U-Interact (UMP International Training dan Course) tersebut mengangkat tema ‘Banyumas Culture and Heritage’.

Acara tersebut dilaksanakan secara hybrid di Aula Badi Nguzaman gedung R Fakultas Teknik dan Sains, Selasa (08/11/2022) kemarin.

Kegiatan tersebut dibuka oleh wakil rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Ir Aman Suyadi MP.

Ikut hadir dalam pembukaan Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya dan Komunikasi (FIBK) Sulasih Nurhayati S S M Hum, Kepala Desa Gerduren Bambang Suharsono S IP yang sekaligus pemateri tentang Ebeg Banyumasan.

Acara juga menghadirkan Dr Lynda Susana Widya Ayu Fatmawaty selaku pemateri untuk tema tarian Lengger Banyumas.

Kepala Biro Urusan Internasional Asst Prof Condro Nur Alim Ph D dalam sambutannya mengungkapkan salah satu tujuan dari Summer Course U-Interact ini adalah untuk memperkuat kerjasama internasional dengan mitra-mitra universitas dari luar negeri yang telah mengutus mahasiswanya sebagai peserta.

Selain itu menurutnya Summer Course ini juga sebagai suatu bentuk upaya untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDG’s).

“Summer course dengan tema budaya Banyumas ini adalah salah satu cara untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG)," ucapnya.

Menurut ia, budaya dapat memberikan banyak perspektif untuk berpikir secara kritis dan meningkatkan pemahaman lintas budaya yang sangat penting untuk mewujudkan haromi sosial.

“Kita mempelajari tentang budaya dari berbagai masyarakat terutama Budaya Banyumas. Itu berarti kita mendapat pengalaman kultural baru yang memperluas perspektif berpikir secara kritis dan apresiatif,” katanya.

Lebih Lanjut ia juga menjelaskan keterkaitan budaya dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) yaitu dengan mengembangkan budaya dapat meningkatkan kesejahteraan manusia yang ada di sekitar.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama UMP Ir Aman Suyadi MP dalam sambutannya berharap setelah mengikuti kegiatan Summer Course U-Interact ini dapat menambah pengetahuan tentang budaya khususnya Budaya Banyumasan.

“Dengan mengikuti acara ini kami harap semua peserta mendapat informasi tentang budaya warisan Indonesia terutama warisan Budaya Banyumas,” ucapnya.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved