Berita Semarang

TMMD Reguler 2022 di Kota Semarang Rampung, Letkol Inf Honi : Semoga Program Buat Kesejahteraan

TMMD Reguler 2022 di Kota Semarang Rampung, Letkol Inf Honi : Semoga Program Yang Telah Digelar Untuk Kesejahteraan Masyarakat Berlanjut 

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
budi susanto
Simbolis penutupan Program TMMD Reguler 2022 yang digelar di Lapangan Rusunawa Kudu Kecamatan Genuk Kota Semarang, Rabu (9/11/2022). Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana menyerahkan MoU ke perwakilan Pemkot Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 2022 yang digelar di wilayah Rusunawa Kudu Kecamatan Genuk Kota Semarang telah rampung.

Kegiatan yang melibatkan berbagai pihak itu digelar sejak pertengahan Oktober lalu dan ditutup pada Rabu (9/11/2022).

Penutup digelar melalui upacara dan penampilan kesenian dari anak-anak binaan Kodim 0733 Kota Semarang.

Beragam kegiatan juga mewarnai penutup TMMD Reguler tahun 2022 di wilayah Genuk tersebut.

Penutupan TMMD Reguler di Rusunawa Kudu dipimpin langsung oleh Dandim 0733 Kota Semarang, Letkol Inf Honi Havana.

Tak hanya pembangunan fisik seperti RTLH, program non fisik dikatakan Letkol Inf Honi juga dilaksanakan selama TMMD berlangsung.

Satu di antara hasil program non fisik yang digelar dalam TMMD adalah pembentukan Kampung Pancasila.

"Kami berharap melalui program tersebut tercipta masyarakat yang memiliki jiwa produktif, gotong royong dan toleransi tinggi, dengan tujuan akhir  terbangunnya kesejahteraan lahir batin di masyarakat," ucapnya saat ditemui Tribunjateng.com di Rusunawa Kudu.

Menurutnya TMMD merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat dengan bergerak bersama Pemkot Semarang serta Baznas, BUMN dan BUMD. 

Dalam pelaksanaan TMMD ia menuturkan, semua jajaran yang terlibat berusaha memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat.

Letkol Inf Honi juga mengharapkan sejumlah program yang telah terlaksana dalam TMMD bisa diteruskan.

Pasalnya keberlanjutan program akan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah Kudu.

"Kami minta Forkopimcam untuk terus membina yang telah berjalan seperti SSB, sanggar tari budaya hingga bank sampah," paparnya.

Adapun Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, menyebutkan, TMMD menjadi contoh kolaborasi TNI bersama dan Pemkot Semarang dalam hal pemerataan pembangunan di wilayah pinggiran Kota Semarang. 

TMMD juga sangat membantu Pemkot Semarang dalam hal peningkatan infrastruktur hingga soft skill warga di sekitar Kudu.

"Kepedulian dari TNI kepada masyarakat melalui program TMMD sangat tinggi, kami sangat mengapresiasi langkah TNI untuk ikut memajukan Kota Semarang," tambahnya. (*)

Baca juga: Tok! Tiga Perda Telah Disetujui DPRD Jepara

Baca juga: Benarkah Banjir Bandang Ngaliyan Semarang Disebabkan Aktivitas Proyek di Kawasan Industri?

Baca juga: Moeldoko Tinjau Penyaluran BBM untuk Nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari Kota Tegal

Baca juga: Jadwal Timnas U-20 Indonesia di Festival Football U21 Week, 2 Raksasa Eropa Lawan Marselino dkk

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved