Hotline Semarang
Bolehkah Mencampur Obat Puyer untuk Anak dengan Madu?
Pertanyaan pembaca Tribunjateng.com yang dikirim ke redaksi melalui rubrik hotline.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini pertanyaan pembaca Tribunjateng.com yang sudah dikirim ke redaksi melalui rubrik Hotline Semarang.
Pertanyaan itu dicarikan jawaban dari narasumber yang berkompeten menjawab.
Pertanyaan
Hallo Tribun. Sejak pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi obat dalam bentuk sirup, saya menggunakan puyer sebagai obat pengganti sesuai rekomendasi dari dokter.
Namun, buah hati saya terkadang juga susah untuk mengonsumsi puyer. Rasanya masih pahit.
Apakah diperbolehkan jika mencampukan madu ke puyer agar tak terlalu pahit?
Pengirim: 08232448xxxx
Jawaban
Puyer merupakan obat yang berbentuk bubuk atau kerap kali obat tablet maupun pil yang dihaluskan hingga berbentuk bubuk.
Madu bisa diberikan sekitar 2 jam setelah pemberian obat, karena bila bersamaan dengan pemberian obat, khawatir terjadi kontraindikasi.
Kandungan bahan dalam obat yang diberikan dikhawatirkan bereaksi bila terkena madu, dan dengan ketidaktahuan masyarakat tentang obat, akan lebih baik tidak mencampurkan dua bahan tersebut.
Kepala Program Studi (Prodi) D3 Analis Kesehatan Politeknik Katolik (Polteka) Mangunwijaya Semarang, apt. Fransiska Ayuningtyas Widyastani (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ilustrasi-obat-sirup-zat-berbahaya-dalam-obat-sirup-atau-cair-k.jpg)