Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Kata Eks Anak Buah Soal Watak Temperamental Ferdy Sambo, Begini Jika Perintah Tak Dilaksanakan

Ternyata, Ferdy Sambo memiliki tabiat temperamental hingga membuat anak buahnya tidak ada yang berani membantah perintahnya

Tayang:
Editor: muslimah
Warta Kota/YULIANTO
Terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi berpelukan disela-sela sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Brigadir J diketahui sempat mencarikan bayi laki-laki untuk diadopsi Putri Candrawathi dan Ferdy sambo 

TRIBUNJATENG.COM - Bagaimana watak asli Ferdy Sambo tergambar dari kesaksian anak buahnya di Divisi Propam Polri.

Hal ini diungkapkan Aryanto, pekerja lepas harian (PLH) Divisi Propam Polri yang digaji langsung oleh Ferdy Sambo, saat bersaksi di kasus obstruction of justice dengan terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, di PN Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022).

Sebelumnya, eks ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer blak-blakan mengaku takut kepada Ferdy Sambo. 

Ternyata, Ferdy Sambo memiliki tabiat temperamental hingga membuat anak buahnya tidak ada yang berani membantah perintahnya.

Baca juga: Kata Pakar Gestur dan Mikro Ekspresi soal Kondisi Susi ART Ferdy Sambo saat Bersaksi di Persidangan

Baca juga: Reaksi Marshanda Lihat Tumor Payudara yang Diangkat dari Tubuhnya

Awalnya, kuasa hukum Agus Nurpatria menanyakan ke Aryanto mengenai keseharian Ferdy Sambo. 

"Kalau dia (Ferdy Sambo) memerintahkan itu apakah harus segera dilaksanakan atau bagaimana?," tanya kuasa hukum Agus Nurpatria dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (10/11/2022), dikutip dari tayangan KompasTV.

Menurut Aryanto, perintah dari Ferdy Sambo selaku pimpinan kemungkinan besar akan langsung dilaksanakan.

Namun, jawaban Ariyanto itu disela oleh Hakim Ketua yang melarangnya mengatakan mungkin.

"Namanya perintah pimpinan mungkin langsung dilaksanakan," jawab Aryanto.

"Jangan mungkin, Saudara," sela Hakim Ketua.

Mendengar perkataan Hakim Ketua, Ariyanto mengubah jawabannya, memastikan perintah Ferdy Sambo pasti dilaksanakan.

Lebih lanjut, Aryanto mengaku belum pernah tahu ada yang pernah menolak atau melawan perintah Ferdy Sambo selama ini.

"Pasti dilaksanakan," kata Aryanto.

"Belum pernah tahu (ada yang melawan). Setahu saya belum ada," imbuhnya.

Sementara saat bersaksi untuk terdakwa Irfan Widyanto, Aryanto sempat diberi pertanyaan mengenai sifat mantan Kadiv Propam Polri itu kepada anak buahnya yang melakukan kesalahan.

Aryanto pun mengelak dan menjawab bahwa dirinya tidak pernah mendapat teguran dari Ferdy Sambo.

Namun pernyataan Aryanto tersebut diragukan oleh Kuasa Hukum Irfan Widyanto, karena faktanya Aryanto telah bekerja dengan Ferdy Sambo selama enam tahun.

"Apakah tidak ada kesalahan (selama masa kerja tersebut)?" kata Kuasa Hukum kepada Aryanto yang dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kamis (10/11/2022).

Barulah setelah itu Aryanto mengaku jika Ferdy Sambo akan marah-marah jika ada perintahnya yang tidak dijalankan oleh anak buah.

"Kalau ada masalah yang tidak sesuai pasti dimarahi," jawab Aryanto.

Kuasa Hukum Irfan Widyanto lalu bertanya kembali apakah Ferdy Sambo orangnya temperamen.

 "Temperamen berarti Pak Sambo?" tanya Kuasa Hukum Irfan Widyanto.

Kemudian Aryanto pun mengiyakan pertanyaan Kuasa Hukum Irfan tersebut.

Sebelumnya, eks ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer blak-blakan mengaku takut kepada Ferdy Sambo. 

Karena ketakutan itu lah, dia sempat tak jujur saat memberikan keterangan pada penyidik untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pembunuhan Brigadir J karena takut pada Ferdy Sambo.

Adzan Romer bersaksi di sidang lanjutan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf dalam kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022).

Adzan Romer mengaku takut menyampaikan kejujuran dengan cara mengubah-ubah keterangannya di BAP.

"Berapa kali saudara memberikan keterangan di tingkat penyidikan? (apakah keterangannya) tetap atau berubah-ubah?" tanya jaksa.

"Berubah-ubah pak," jawab Adzan Romer.

Jaksa lalu menanyakan alasan mengapa Adzan Romer tidak konsisten dengan keterangannya.

Adzan Romer mengaku dirinya takut menyampaikan kejujuran karena takut pada Ferdy Sambo.

"Kenapa takut?" tanya jaksa.

"Takut saja, Pak. Karena ini sudah ada yang meninggal," jawab Adzan Romer.

Tak Harmonis dengan Korspri

Selain ditakuti anak buah, Ferdy Sambo ternyata sempat tak harmonis dengan koordinator asisten pribadi (Korspri) AKP Irfan Widyanto. 

Seperti diketahui, AKP Irfan Widyanto sempat menjadi Korspri Ferdy Sambo sebelum mengundurkan diri dan kembali memilih menjadi penyidik di Ditpidum Mabes Polri. 

Ketidakharmonisa hubungan Ferdy Sambo dan Irfan WIdyanto diungkapkan Kuasa hukum Irfan Widyanto, Fattah Riphat .

"Sebelum (Ferdy Sambo) pindah dari Dirtipidum ke Kadiv Propam, Irfan ini bukan sprinya (asisten pribadinya, red) lagi, artinya hubungannya pun bisa dikatakan tidak terlalu harmonis,” kata Fattah saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022).

Bahkan kata Fattah, kliennya itu sempat mengungkapkan alasan kenapa memilih mundur sebagai asisten Ferdy Sambo.

Kata dia, Irfan Widyanto merasa tidak cocok dengan mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

"Kami secara pribadi menanyakan (Irfan Widyanto) kenapa mengundurkan diri? Karena mau jadi penyidik dan mungkin ada hal-hal lain yang kurang ada kecocokan dari situ," ucap Fattah.

Sebelumnya, terdakwa dugaan perintangan penyidikan atau obstruction of justice pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Irfan Widyanto mengungkap bahwa dirinya sempat mengundurkan diri sebagai koordinator asisten pribadi (Korspri) Ferdy Sambo.

Pengunduran diri itu dilakukan Irfan saat Ferdy Sambo masih menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri.

"Bahwa saya saat itu (di Dittipidum) mengundurkan diri dari Korspri dan kembali kepada penyidikan, kembali menjadi penyidik," kata Irfan dalam sidang lanjutan perkara yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022).

Dia juga menegaskan kalau keputusan itu diambil atas keingin sendiri bukan karena dipecat.

"Mengundurkan diri sebagai Korspri Dirtipidum pak FS, karena ingin kembali ke penyidik yang mulia," kata Irfan. (*)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul TABIAT Ferdy Sambo Dikuliti Eks Anak Buah: Temperamental, Menakutkan hingga Buat Korspri Hengkang

Sumber: Surya
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved