Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

5000 Detonator Bahan Bom Bondet Diamankan Petugas, Terungkap Dibuat di Dalam Hutan

Ribuan bahan detonator bom bondet tersebut, dikemas dalam dua wadah kemasan kardus mi instan

Editor: muslimah
Polda Jatim
Anggota Ditpolairud Polda Jatim karena membawa 5.000 detonator peledakan bom ikan atau bom bondet dari perahu nelayan yang bersandar di Pelabuhan Jangkar Situbondo, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (9/11/2022).  

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Anggota Ditpolairud Polda Jatim menangkap dua orang nelayan saat keduanya bersandar di Pelabuhan Jangkar Situbondo, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (9/11/2022).

Mereka membawa 5.000 detonator peledakan bom ikan atau bom bondet.

Barang ilegal tersebut rencananya akan diperjualbelikan.

Baca juga: Satu Keluarga Ditemukan Mati Kelaparan, Otot Mengecil, Kenapa Tak Keluar Cari Bantuan?

Baca juga: Elon Musk: Twitter Bangkrut Tahun Depan, Tanda-tanda Sudah Makin Nyata

Modus yang digunakan oleh kedua pelaku berinisial MA dan AF itu.

Ribuan bahan detonator bom bondet tersebut, dikemas dalam dua wadah kemasan kardus mi instan.

Kemasan kardus tersebut dibungkus plastik warna kuning dan diikat menggunakan tali pada semua permukaan kardusnya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, mengatakan ribuan benda tersebut merupakan salah satu komponen bahan peledak yang biasa digunakan nelayan mencari ikan secara ilegal atau lazim disebut bondet.

"Memang benar tanggal 9 November, sekitar pukul 16.00 anggota Polair, berhasil menemukan 5.000 buah bahan detonator bom bondet," ujarnya saat ditemui awak media di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Kamis (10/11/2022).

Setelah diselidiki, ternyata kedua nelayan tersebut, memperoleh pasokan benda tersebut dari sebuah daerah di kawasan Kepulauan Raas, Sumenep, Jatim.

"Lokasi pembuatan detonator itu di Hutan Kepulauan Raas. Jauh," katanya.

Seandainya, aksi ilegal penyelundupan benda berbahaya itu tidak kepergok oleh Anggota Ditpolairud Polda Jatim.

Rencananya, ungkap Dirmanto, kedua pelaku bakal menjualnya ke kawasan Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Mantan Kapolsek Wonokromo itu menegaskan benda tersebut memang secara sengaja akan diperjualbelikan kepada pihak lain dengan kegunaan mencari ikan secara ilegal, yakni bahan peledak.

"Ini bahan bom ikan," pungkasnya. (*) 

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Polda Jatim Amankan 5000 Detonator Bahan Bom Bondet dari 2 Nelayan, Dibuat di Pulau Raas Madura

Sumber: Surya
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved