Berita Semarang

Puncak Acara Pekan Progresif 2022 Diisi Seminar Nasional Angkat Isu Masyarakat Adat 

BEM FH Undip gelar Konferensi Hukum dan Seminar Nasional Pekan Progresif 2022.

Penulis: hermawan Endra | Editor: sujarwo
Puncak Acara Pekan Progresif 2022 Diisi Seminar Nasional Angkat Isu Masyarakat Adat 
Tribun Jateng/Hermawan Endra
Konferensi Hukum dan Seminar Nasional Pekan Progresif 2022.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (BEM FH Undip) kembali menyelenggarakan Konferensi Hukum dan Seminar Nasional Pekan Progresif 2022 yang diselenggarakan secara luring. 

Ketua Pelaksana Pekan Progresif 2022, Saudari Geneva Maizka Kristiono menjelaskan bahwasannya tahun ini Pekan Progresif mengangkat isu tentang masyarakat adat di Indonesia. 

Adapun tema besar yang diangkat adalah “Rekonstruksi Hukum Nasional dalam Menjamin Pelindungan Masyarakat Adat di Indonesia”

Acara Konferensi Hukum ini diselenggarakan di Hotel Pandanaran, Semarang dengan menghadirkan 13 Universitas dari Sabang sampai Merauke diantaranya Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Mulawarman, Universitas Riau, Universitas Bengkulu, Universitas Pelita Harapan, Universitas Musamus Merauke, Universitas Cendrawasih, Universitas Tanjungpura, Universitas Negeri Semarang, Universitas Jambi, Universitas Lampung, dan Universitas Mataram.

Acara puncak dari Pekan Progresif adalah Kegiatan Seminar Nasional yang diselenggarakan di Gedung Balai Kota Semarang, dihadiri oleh 13 Universitas sebagai perwakilan untuk Pekan Progresif serta masyarakat umum. 

Seminar Nasional ini mengangkat isu Masyarakat Adat dengan tajuk “RUU MHA: Urgensi dan Implikasinya terhadap Masyarakat Adat di Indonesia.

Seminar Nasional sesi pertama dihadiri oleh tiga pembicara yaitu Dewi Kanti sebagai Perwakilan Masyarakat adat Cigugur.

Kemudian Andy Apriyanto, S.H., M.Si. dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, dan Dr. Sukirno, SH., MS.i. Dosen Ahli Hukum Perdata Undip. 

Sesi kedua yang dimoderatori oleh Dosen Ahli Hukum dan Masyarakat FH Undip, Dr. Muh. Afif Mahfud, S.H., M.H. dengan pembicara Gunretno sebagai Perwakilan Masyarakat Adat Samin, Erasmus Cahyadi dari Deputi Sekjen AMAN urusan Politik dan Hukum, serta Amanah Asri, S.E., M.Si dari Kepala sub Direktorat pada Ditjen Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Kehadiran pembicara tersebut pun diharapkan dapat memberikan masukan bagi para peserta seminar yang terdiri dari kalangan Mahasiswa Fakultas Hukum agar terus meningkatkan kompetensi dalam melakukan diskusi sebagai basis dalam mendukung kebijakan publik. 

“Diharapkan dengan berbagai rekomendasi, saran, dan ide-ide cemerlang yang muncul disini dapat memberikan solusi yang berarti bagi berbagai permasalah bangsa yang selanjutnya dapat mengakselerasi kemajuan bangsa dan Negara,” ucap Daniel selaku Ketua Divisi Konferensi Pekan Progresif. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved