Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Dikira Trafo Listrik Meledak, Kecelakaan Tewaskan Seorang Pengendara Motor di Magelang

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Balaputra Dewa, Kabupaten Magelang, sekitar pukul 05.33 WIB, pada Selasa (15/11/2022).

Istimewa
Ilustrasi kecelakaan. (Shutterstock) 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Balaputra Dewa, Kabupaten Magelang, sekitar pukul 05.33 WIB, pada Selasa (15/11/2022).

Minibus menabrak dua sepeda motor.

Sarminto (52), warga Dusun Brojonolan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, mengaku mendengar dentuman keras saat kecelakaan terjadi di depan rumahnya.

Baca juga: Pengendara Motor Terpental ke Kali hingga Tewas, Kecelakaan Berawal saat Korban Salip Mobil Boks

"Iya ada dentuman keras, saya kira trafo listrik meledak.

Saat itu posisi saya masih tidur, mendengar suara itu langsung ke luar (rumah),"ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (15/11/2022). 

Kondisi kendaraan minibus setelah kecelakaan di Brojonalan, Magelang, Selasa (15/11/2022). (Dok.Polres Magelang)
Kondisi kendaraan minibus setelah kecelakaan di Brojonalan, Magelang, Selasa (15/11/2022). (Dok.Polres Magelang) (Tribun Jogja/Istimewa)


Setelah keluar rumah, dirinya mendapati korban kecelakaan sudah tergeletak di dekat sebuah warung yang ada di depan rumahnya.

Tak jauh dari tempat itu, terdapat sebuah mobil minibus berwarna putih yang nyungsep menambah dinding pembatas milik warga.

"Di situ, warga juga sudah ramai pada keluaran juga, kebetulan suasana jalanan masih sepi.

Satu korban sudah tergeletak di pinggir sudah tidak bergerak ,tidak ada yang berani memegang.

Sedangkan, korban yang satunya berada beberapa meter posisinya telungkup, ternyata masih gerak di situ warga langsung membantu, kalau tidak salah kakinya tadi itu yang luka,"terangnya.

Warga pun juga mengamankan pengendara minibus yang menabrak kedua pengendara motor tersebut.

"Iya, itu yang naik mobil sepenglihatan saya tidak apa-apa.

Tapi, memang posisinya gemeteran  masih terdiam di kemudinya.

Ada empat orang di mobil.

Kemudian, warga langsung melaporkan ke petugas kepolisian,"ungkapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved