Berita Semarang
KESAKSIAN Ketua RW Jelaskan Penemuan Jasad Almarhum Sutono Warga Candisari Kota Semarang.
Ketua RW 9, Keluarahan Candi, Kec. Candisari, Kota Semarang Amil Fatah jelaskan kronologi penemuan jasad almarhum Sutono
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua RW 9, Keluarahan Candi, Kec. Candisari, Kota Semarang Amil Fatah jelaskan kronologi penemuan jasad almarhum Sutono yang lima hari tidak keluar dari rumah.
"Jadi Bapak Sutono itu sudah tidak keluar rumah sejak hari Sabtu," jelasnya kepada Tribunjateng.com, (16/11/2022).
Menurut informasi yang ia didapatkan dari warga, korban terakhir keluar rumah pada Jumat kemarin. Menurutnya, saat itu korban pergi ke rumah mertua untuk minta makan.
"Setelah itu kemudian Sabtu sampai sekarang ini sudah tidak keluar," ujarnya
Selang beberapa hari sejak tidak keurnya korban, warga sekitar mencium aroma yang kurang sedap seperti bangkai yang berasal dari rumah itu.
Namun awalnya warga berfikir bahwa aroma tersebut timbul karena ada bangkai.
"Mulai merasa bau itu mulai hari Senin sore, sudah mulai bau dan kemudian hari Selasa mencari dikira itu bangkai," katanya
Karena warga penasaran dengan aroma busuk yang semakin menyengat dari beberapa hari itu, kemudian pada Rabu (16/11/2022) sekira pukul 08:30 WIB warga memaksa masuk ke rumah korban.
"Kemudian dari warga mendobrak jendelanya dilihat bahwa alamarhum sudah dalam keadaan telungkap," ungkapya
Setelah itu, karena korban tinggal sendirian di dalam rumah itu, warga setempat melaporkan kejadian itu kepada Polsek Candisari.
"Ini ada laporan dari masyarakat terkait ada orang meninggal yaitu tepatnya di Candi Losmen no 25 RT 1 RW 09. Atas nama bapak Sutono alias Tono Londo," kata Kanit Binmas Polsek Candisari Iptu Wahyudi.
Dirinya mengaku belum tahu penyebab meninggalnya korban tersebut, pihaknya yang datang dilokasi telah mengamankan tempat kejadian perkara dan membuat laporan.
"Menghubungi inafis termasuk ambulans dan melaporkan kepada pimpinan, itu sementara yang kami bisa jelaskan dari TKP sini," imbuhnya
Setelah dilkukan pengecekan, polisi tidak menekukan bekas luka atau bekas penganiayaan di tubuh korban.
"Kalau luka-luka tidak ada, kalau riwayat penyakit informasi dari warga, dia itu katanya punya penyakit epilepsi atau ayan, mungkin itu penyebabnya, dia dirumah tinggal sendirian," ujarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ketua-RW-9Amil-Fatah.jpg)