Berita Blora

Wabup Blora Ajak Warga Wonosemi Keroyok Stunting dan Jaga Kebersihan Lingkungan

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati mengajak percepatan penurunan stunting di Desa Wonosemi, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. 

Penulis: ahmad mustakim | Editor: Catur waskito Edy
Humas Prokopim Blora
Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati saat menghadiri kegiatan Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggerakan Anggota DPR RI Edy Wuryanto dan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Selasa (15/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati mengajak percepatan penurunan stunting di Desa Wonosemi, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. 

Tak hanya mengeroyok stunting, Tri Yuli Setyowati juga menjaga kebersihan lingkungan. 

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri kegiatan Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan Anggota DPR RI Edy Wuryanto dan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Selasa (15/11/2022). 

"Saya berharap di Wonosemi ini yang terkena stunting ini bisa dikerjakan secara gotong royong bareng-bareng, bisa juga nanti dari pak kades nanti menjadi bapak asuh, diberikan asupan gizi yang baik," ucap Tri Yuli Setyowati di Balai Desa Wonosemi. 

Tri Yuli Setyowati berpesan, agar warga menjaga kebersihan mulai dari keluarga lingkungan. 

Terkait jamban sehat, wabup menyatakan akan menyampaikan ke Dinas. 

‘’Kebersihan dan sanitasi yang baik ini memang penting, untuk mewujudkan pola hidup bersih dan sehat, saya juga berharap agar bisa mencapai 100 persen di desa ini," harap Tri Yuli Setyowati. 

Sementara itu, Anggota DPR RI, Edy Wuryanto menegaskan, percepatan penurunan stunting itu sangatlah penting. 

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo menargetkan agar pada tahun 2024 stunting bisa di angka 14 persen.

Disampaikan Edy Wuryanto, tugasnya di komisi IX DPR RI berkaitan dengan kesehatan dimana juga bermitra salah satunya dengan BKKBN. 

Diantaranya melalui kegiatan sosialisasi dan KIE program percepatan penurunan stunting kepada masyarakat Blora. 

"Penurunan stunting tidak bisa dilakukan sendir, melainkan harus dikeroyok  bareng-bareng. Target dari Pak Presiden 14 persen, sementara kita di Blora masih sekitar 21 persen, kita harus optimis ini bisa selesai," jelas Edy Wuryanto.

Sementara itu, Kades Wonosemi, Yanto mengungkapkan, di desanya terdapat anak yang stunting dan desa sudah menganggarkan untuk penanganannya.

"Di Desa Wonosemi ini stuntingnya ada 8. Dari desa juga sudah menganggarkan untuk PMT stunting selama 70 hari, yang menjadi pemikiran kami bagaimana mencegah agar tidak terjadinya stunting baru," terang Kades Yanto. (kim)

Baca juga: Ganjar Serahkan Bantuan untuk Ponirah yang Rumahnya Rata dengan Tanah

Baca juga: Ganjar Imbau Warga di Wilayah Pegunungan Jateng Harus Waspada Longsor

Baca juga: GEGER! Ratusan Warga Dawuhan Wetan Kedungbanteng Banyumas Geruduk Seseorang yang Diduga Dukun Palsu

Baca juga: Respon Video Mesum Viral, Bupati Kudus Hartopo Perintahkan Satpol PP untuk Operasi di Balai Jagong

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved