Berita Kudus

Respon Video Mesum Viral, Bupati Kudus Hartopo Perintahkan Satpol PP untuk Operasi di Balai Jagong

Bupati Kudus HM Hartopo merespons video mesum yang tersebar di media sosial. Diduga adegan tersebut berlangsung di kompleks Balai Jagong Kudus.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
Istimewa
Bupati Kudus, Hartopo menjelaskan pemanfaatan DBHCHT di Kudus sesuai Mandatori dari Menteri Keuangan yang diterima Kabupaten Kudus yang notabenenya sebagai penghasil cukai terbesar di Jawa Tengah. 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo merespons video mesum yang tersebar di media sosial. Diduga adegan tersebut berlangsung di kompleks Balai Jagong Kudus.

"Sudah (saya perintahkan) untuk Satpol PP untuk kegiatan (patroli) malam. Itu tentunya di sini (Balai Jagong) tak suruh nyamperin," kata Hartopo, Rabu (16/11/2022).

Selain memerintahkan pada Satpol PP, Hartopo juga berharap peran aktif masyarakat ketika menemui perbuatan tidak senonoh agar bisa melaporkan.

"Karena hal-hal seperti perlu dilaporkan, jadi jangan sampai masyarakat tahu tapi diam. Segera akan kami tindak lanjuti," katanya.

Tidak hanya Balai Jagong, kata Hartopo, sejumlah tempat yang berpotensi jadi tempat praktik asusila akan selalu dioperasi.

Kemudian, kata dia, kompleks Balai Jagong kalau malam terbilang gelap. Untuk itu pada APBD Perubahan ini akan ada anggaran penerangan. Hanya saja Hartopo tidak menyebutkan nominalnya. Penerangan di Balai Jagong diharapkan mengurangi risiko terjadi tindakan asusila.

Diketahui baru-baru ini beredar video asusila durasi 30 detik. Dalam video tersebut tampak dua sejoli tengah melalukan adegan seronok.

Sebelumnya diberitakan viral di media sosial aksi mesum dua remaja yang sedang berbuat asusila menggemparkan warganet.

Video diunggah oleh akun Instagram terlalutuman, yang menggambarkan aksi sejoli melakukan kegiatan seksual di sebuah tempat yang diduga berlokasi di Sport Center atau GOR Balai Jagong Wergu Wetan.

Dari pantauan tribunjateng.com, lokasi tersebut terlihat sepi, apalagi titik yang diduga untuk berbuat mesum tersebut jarang dilalui warga.

Apalagi, saat malam hari suasana di GOR tersebut minim pencahayaan yang mendukung untuk melakukan kegiatan mesum.

Supriyanti (41), pedagang angkringan sekitar GOR, mengatakan kawasan GOR biasa digunakan muda-mudi berbuat mesum.

"Tempat itu sudah langganan. Biasa digunakan untuk mesum, enggak yang muda-muda aja yang tua juga ada," ucapnya, Rabu (16/11/2022).

Dia menduga bahwa lokasi tersebut juga sering untuk selingkuh.

"Itu yang tua-tua kadang ketemuan di situ pakai motor sendiri-sendiri terus ketemuan," terangnya.

Tempat tersebut digunakan untuk mesum pada setiap hari saat siang menjelang sore hingga malam hari. 

"Ini karena ada event jadi kelihatannya ramai, tapi kalau pas ga ada event siang menjelang sore itu sudah pada mojok. Apalagi saat malam," urainya. 

Dirinya berharap, agar pemerintah bisa memberikan penerangan di kawasan tersebut.

"Pinginnya di kasih penerangan, biar ga dipakai buat mesum. Terus kalau bisa ada penjaga disitu," harapnya. (*)

Baca juga: Sopir Ambulan Bongkar Rekayasa Video Viral Pria Tewas Hidup Lagi di Bogor: Dia Masuk Sendiri ke Peti

Baca juga: Sopir Ambulan Bongkar Rekayasa Video Viral Pria Tewas Hidup Lagi di Bogor: Dia Masuk Sendiri ke Peti

Baca juga: Sebanyak 16 OPD Akan Melayani Masyarakat di MPP Sragen

Baca juga: Pemkab Demak Beri Penghargaan Atlet Demak Berhasil Meraih Posisi 8 dalam Ajang Popda Jateng 2022

Baca juga: KESAKSIAN Ketua RW Jelaskan Penemuan Jasad Almarhum Sutono Warga Candisari Kota Semarang.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved