Berita Pekalongan
Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat Serahkan Sharing Produksi Kayu dan Getah Pinus 2019 ke 91 LMDH
Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat serahkan sharing produksi kayu dan getah pinus.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat menyerahkan sharing produksi kayu dan getah pinus tahun 2019 kepada 91 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Berlokasi di ruang rapat Perhutani KPH Pekalongan Barat, Kamis (24/11/2022).
Hadir pada kegiatan tersebut, Plt Administratur/KKPH Pekalongan Barat, Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Divre Jateng, Hilaluddin, Kasi Utama Kemitraan Produktif Divre Jateng, Iwan Wahyu Setiawan, perwakilan LMDH, kepala desa, dan tamu undangan lainnya.
Adapun kegiatan penyerahan sharing produksi kali ini, merupakan bentuk kerjasama antara Perhutani dengan LMDH yang sudah berlangsung sejak tahun 2004 lalu.
Plt Administratur/KKPH Pekalongan Barat, Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Divre Jateng, Hilaluddin, menjelaskan Perum Perhutani KPH Pekalongan Barat membawahi tiga wilayah yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang.
Adapun dari ketiga wilayah tersebut ada 103 LMDH yang mendapat bantuan sharing produksi kayu dan getah pinus.
"Jadi penyerahan simbolis sharing produksi kayu dan getah pinus kali ini, merupakan aktivitas produksi yang dilakukan tahun 2019 kepada 91 LMDH dari total keseluruhan 103 LMDH," jelas Hilaluddin, pada Tribunjateng.com, Kamis (24/11/2022).
Sementara itu, dari 103 LMDH yang ada realisasi produksi pada tahun 2019 sebanyak 91 LMDH, sehingga mereka inilah yang mendapat dana sharing dari Perhutani KPH Pekalongan Barat.
Hilal menyebut, nilai besaran sharing yang diterima masing-masing LMDH tidak sama satu dengan yang lainnya.
Hal ini, karena nilai besarannya dilihat atau disesuaikan dari volume produksi masing-masing baik kayu atau non kayu, yang masuk dalam kegiatan perencanaan produksi tahun 2019.
"Total nilai sharing tahun 2019 (termin kedua) untuk 91 LMDH sebanyak Rp 868,6 juta sekian. Jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan sharing pada termin pertama sekitar Juni 2022 lalu sebanyak Rp 121 juta untuk 24 LMDH," ungkapnya.
Lewat penyerahan sharing produksi kayu dan getah pinus ini, Hilal berharap para LMDH bisa lebih produktif lagi karena dari Perhutani KPH Pekalongan Barat sifatnya hanya mendampingi dan mengarahkan saja.
Produktif yang dimaksud, minimal masing-masing LMDH harus peduli dengan hutan yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
Selain itu, harus memiliki kontribusi di dalam kawasan hutan yang ada, semisal menyadap pinus atau upaya lainnya.
Semisal kegiatan menyadap pinus sudah jalan dengan baik, maka bisa dilanjutkan dengan kegiatan lainnya.
Bisa di dalam kawasan hutan, semisal untuk wisata, membuat cafe, tanaman, dan lain-lain.