Kader PPP Jateng Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

PPP menganggap hal itu sebagai dukungan kader secara spontan menyambut Ganjar, sekaligus bagian proses demokratisasi di PPP

Penulis: hermawan Endra | Editor: Vito
Tribun Jateng/Hermawan Endra
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara rapat pimpinan wilayah (rapimwil) PPP Jawa Tengah di Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Minggu (27/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng. Hermawan Endra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Yel-yel Ganjar Pranowo Presiden menggema menyambut kedatangan Gubernur Jateng itu dalam acara Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jateng di Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Minggu (27/11).

Menanggapi hal itu,  Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani menuturkan, agenda Rapimwil itu adalah untuk mengecek kesiapan DPW Jateng dalam menyambut tahapan pemilu. Ganjar Pranowo diundang sebagai Gubernur Jateng.

Terkait dengan sorakan Ganjar Presiden, ia berujar, semua tahu Ganjar banyak mendapat dukungan dari berbagai kelompok masyarakat untuk menjadi Presiden.

Sehingga, ia tak merasa kaget ketika banyak dari pengurus PPP yang secara spontan meneriakan Ganjar Presiden ketika orang nomor satu di Jateng itu datang maupun pergi meninggalkan acara Rapimwil Jateng.

Ia menyebut, hal itu merupakan bagian proses demokratisasi di PPP. "Kami memang membangun proses button up, mendengarkan aspirasi dari bawah untuk capres yang akan diusung. Ganjar sejauh ini banyak disebut, sudah 14 DPW PPP yang menyebutnya, ada juga nama lain," katanya.

Asrul menuturkan, PPP akan terus menjalin komunikasi dengan partai lain, karena tidak bisa mengusung capres-cawapres sendiri, utamanya Golkar dan PAN yang sama-sama tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Terkait dengan kepastian nama capres yang akan diusung PPP, menurut dia, hal itu akan disampaikan pada forum musyawarah kerja nasional PPP yang rencananya akan digelar pada kuartal I/2023.

"Ini (komunikasi politik-Red) masih terus berjalan, tetapi kami akan terus menyerap aspirasi. Harapan teman-teman yang berbeda aspirasi ini tetap bisa bersatu menghargai," ujarnya.

Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie menyatakan, acara rapimwil itu merupakan bagian dari mekanisme PPP dalam rangka menjaring aspirasi button up. Kegiatan itu dihadiri ketua, sekretaris, bendahara masing-masing cabang di Jateng, serta organisasi badan otonomi tiga.

"Kami lihat ketika pak Ganjar masuk ada spontanitas (sorakan Ganjar Presiden-Red), itu bagian dari aspirasi yang beriringan dengan polling kami," imbuhnya.

Sebulan lalu, dia menambahkan, PPP Jateng telah menggelar polling kandidat capres yang akan diusung kepada ratusan pengurus. Hasilnya menempatkan Ganjar Pranowo di urutan teratas, disusul nama lain yakni Prabowo, Anies Baswedan, dan Plt Ketua Umum PPP, Mardiono.

Adapun, Ganjar mengatakan, secara personal punya ikatan emosional yang baik dengan PPP. Satu di antaranya dengan semangat membangun persatuan yang terus digelorakan partai berlambang ka'bah itu.

Dalam sambutannya, Ganjar mengisahkan hubungan emosional yang dimilikinya secara personal dengan PPP, khususnya ketika politikus PDI Perjuangan itu mencalonkan diri pada periode keduanya sebagai Gubernur Jateng, hingga akhirnya mendapat amanat dari Megawati untuk berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin.

Selain itu, keluarga istri Ganjar merupakan keluarga PPP di Purbalingga. “Memang secara personal karena mertua saya PPP. Bu Mega juga pernah dengan pak Hamzah Haz, Mega Bintang juga pernah muncul, maka sebenarnya kami punya hubungan emosional yang cukup bagus dengan PPP,” katanya, usai acara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved