Unsoed Purwokerto

Mahasiswa MM Unsoed Gelar Workshop Manajemen SDM dan Digital Marketing Untuk Umkm Batik Pringmas

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk UMKM Batik di masa pandemi Covid-19 mengalami berbagai kendala

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Mahasiswa MM UNSOED Gelar Workshop Manajemen Sdm Dan Digital Marketing Untuk Umkm Batik Pringmas 

TRIBUNJATENG.COM - Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk UMKM Batik di masa pandemi Covid-19 mengalami berbagai kendala, seperti dari segi SDM adanya penurunan motivasi para anggota kelompok pengrajin batik, penurunan penjualan, permodalan, distribusi terhambat, hingga kesulitan bahan baku.

Hal tersebut membuat para pelaku UMKM perlu melakukan perubahan dari manajemen SDM dan perubahan orientasi ke pemasaran digital.

Pemasaran digital ini perlu didukung dengan kemampuan para pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi.

Mahasiswa MM UNSOED Gelar Workshop Manajemen Sdm Dan Digital Marketing Untuk Umkm Batik Pringmas
Mahasiswa MM UNSOED Gelar Workshop Manajemen Sdm Dan Digital Marketing Untuk Umkm Batik Pringmas (IST)

Alasan ini yang mendorong kelompok mahasiswa Magister Manajemen Universitas Jenderal Soedirman (MM Unsoed) Purwokerto yang terdiri dari Teguh Iklas Miranto, Desy Ceria Wati, Wiwit Nuri Anggraini, Arfella Dara Tristantia, dan Beta Barasila N. H menyelenggarakan Workshop Manajemen SDM dan Pemasaran Digital bagi pengrajin batik di Desa Papringan Banyumas, Minggu (27/11).

Workshop tersebut sebagai wujud pendampingan UMKM pada KUB Batik Pringmas, untuk membantu para anggota KUB Batik Pringmas di Desa Papringan agar bisa meningkatkan penjualan dan tetap bisa bersaing di sektor usaha batik.

Mahasiswa MM UNSOED Gelar Workshop Manajemen Sdm Dan Digital Marketing Untuk Umkm Batik Pringmas
Mahasiswa MM UNSOED Gelar Workshop Manajemen Sdm Dan Digital Marketing Untuk Umkm Batik Pringmas (IST)

Sebelum melaksanakan pelatihan tentang pemasaran digital, kelima mahasiswa dibawah bimbingan Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, M.Sc.,Ph.D dan Drs. Achmad Sudjadi, M.Sc., Ph.D memberi pemahaman tentang pentingnya kerjasama tim dan manajemen konflik dalam sebuah kelompok kepada para pengrajin. 

Hal tersebut bertujuan agar KUB Batik Pringmas bisa terus bertahan dan bersaing dalam usaha batik khususnya di daerah Banyumas. 

Perlu kita ketahui bersama bahwa pemasaran digital merupakan bagian strategi pemasaran dengan memanfaatkan perangkat elektronik seperti media sosial.

Strategi ini menjadi sebuah upaya pemasaran online dimana penjual bisa berkomunikasi dengan pelanggan melalui internet. 

Walaupun penggunaan media sosial adalah sebuah strategi pemasaran bisnis yang tepat, namun tetap harus memahami esensi penggunaan media sosial bagi masyarakat modern.

Sebab, pemasaran melalui media sosial tidak bekerja secara langsung. 

Konversi penjualan membutuhkan waktu yang cukup lama, persamaan persepsi dengan para pengguna media sosial lainnya, dan membutuhkan rasa saling percaya.

Jika rasa percaya ini meningkat bersama dengan strategi yang tepat, maka penjualan bisa berjalan dengan lancar.

Workshop yang berlangsung di Galeri Batik Pringmas Desa Papringan Kec. Banyumas ini bertujuan untuk melakukan pendampingan UMKM dan membantu para pengrajin batik tulis di KUB Batik Pringmas agar memiliki manajemen yang baik dari segi SDM dan dalam segi pemasaran dapat mempromosikan usaha mereka dengan memaksimalkan penggunaan media sosial. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved