Berita Nasional

Cerita Bharada E Soal Perempuan Nangis Keluar Rumah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Marah-marah

Menurut Bharada E tak lama setelah itu, dia mengaku melihat perempuan keluar dari rumah Ferdy Sambo

Editor: muslimah
YouTube/PolriTV
Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengikuti jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8/2022) 

TRIBUNJATENG.COM - Kisah di balik pembunuhan Brigadir J satu persatu mulai terungkap.

Yang terbaru soal sosok perempuan yang menangis keluar dari rumah Ferdy Sambo.

Hal itu diceritakan Bharada E sebagai Justice Collbaorator.

Menjadi ajudan dan sehari-hari tinggal dengan keluarga Sambo, Bharada E membongkar peristiwa yang belum banyak orang tahu.

Baca juga: Kebohongan Dhio yang Bunuh Keluarga di Magelang, Soal Motif Hingga Kerjaan, Paman: Orangtua Terbius

Baca juga: Tanya Hakim Pada Ridwan Soplanit: Apa yang Terburuk Jika Anda Menolak Perintah Ferdy Sambo?

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E mengungkapkan ada sosok perempuan yang menangis saat keluar dari kediaman Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Kejadian itu disebut Richard terjadi pada sekitar akhir Mei 2022.

Pada saat itu Richard mengikuti rombongan Putri Candrawathi ke kediamannya di Rumah Bangka.

Rumah Bangka disebut Richard menjadi tempat persinggahan sementara setelah rombongan Putri mengitari kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Bharada E mengenakan kemeja putih dan celana hitam
Bharada E mengenakan kemeja putih dan celana hitam (YOUTUBE)

Disebut Richard saat itu mobil terus menyusuri jalan tanpa henti, seolah tak bertujuan.

"Itu perjalanan ada mutar-mutar di Kemang," kata Richard saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Setelah cukup lama mengitari kawasan Kemang, rombongan pun pergi ke rumah pribadi Ferdy Sambo yang berlokasi di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Begitu tiba di Rumah Bangka, raut wajah Putri terlihat marah.

"Saat mampir di kediaman, saya lihat ibu marah. Saya enggak berani menanyakan," ujarnya.

Selanjutnya Richard pun diminta Brigadir J untuk memarkir mobil di belakang rumah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved