Breaking News:

Berita Nasional

Fakta Baru Kesaksian Bharada E: Tangis Putri Candrawathi di Telepon Hingga Rintihan Brigadir J

Bharada E menyebut usai dieksekusinya, Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J masih bersuara

Editor: muslimah
YouTube/PolriTV
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Richard Eliezer atau Bharada E membongkar banyak cerita di balik pembunuhan Brigadir J.

Diantaranya soal perempuan menangis yang keluar dari rumah Ferdy Sambo.

Juga kejadian di Magelang saat Putri Candrawathi menelponnya.

Selain itu fakta saat peristiwa penembakan.

Baca juga: Cerita Bharada E Soal Perempuan Nangis Keluar Rumah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Marah-marah

Baca juga: KPK Siap Usut Gratifikasi Kasus Tambang Ilegal Siap Kerjasama dengan Polri Kejar Ismail Bolong

Hal itu disampaikan Richard Eliezer dalam sidang keterangan saksi, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2022).

Bharada E menyebut usai dieksekusinya, Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J masih bersuara.

Richard Eliezer mengatakan kepada Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso, ia diperintahkan Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Yoshua.

Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).
Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022). (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

Kemudian, Richard menyebut, ia melepaskan sekira 3 sampai 4 tembakan ke arah Brigadir Yoshua.

"Seingat saya 3-4 kali (tembakan)," kata Richard Eliezer, dalam persidangan, Selasa ini.

Saat ditanya Hakim Ketua, apakah Richard melihat ke arah Brigadir Yoshua saat mengeksekusinya. Ia mengatakan, melihat korban.

"Melihat yang mulia. Berhadapan," jelasnya.

Selanjutnya, Richard mengungkapkan setelah Brigadir Yoshua ia tembak. Korban masih mengeluarkan suara rintihan.

"Masih mengeluarkan suara. Seperti erangan kesakitan," ungkap Bharada E.

"Aaaaargh," kata Bharada E menirukan rintihan Brigadir Yoshua Hutabarat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved