Gempa Cianjur

Viral Unggahan Relawan Gempa Cianjur Ditarik, Sebut Karena Banyak Pungli hingga Intoleran Agama

Sebuah unggahan yang menyatakan jika sejumlah relawan gempa Cianjur ditarik viral di media sosial.

Penulis: Like Adelia | Editor: galih permadi
Istimewa
Respon Gempa Cianjur, Relawan Kilang Cilacap Turun ke Lokasi untuk Asesmen & Serahkan Bantuan 

TRIBUNJATENG.COM - Sebuah unggahan yang menyatakan jika sejumlah relawan gempa Cianjur ditarik viral di media sosial.

Pernyataan penarikan sejumlah relawan itu viral setelah diunggah akun Instagram @idn.grassroots pada Senin (28/11/2022).

Dalam potingan itu, akun tersebut menuliskan keterangan jika sejumlah rescuer dan relawan medis gempa Cianjur itu ditraik.

Penarikan itu dilakukan karena ada beberapa alasan.

"Dengan sangat menyesal kami tarik mundur rescuer dan rekan-rekan medis dari RAID yang diperbantukan untuk tragedi Cianjur dengan pertimbangan perlakuan dari sekelompok masyarakat yang justru membenani misi kemanusiaan kawan-kawan di lapangan.

Di antaranya:
- banyaknya pungli di beberapa titik jalan yang dilalui unit armada angkut kami.
- adanya tindakan intoleran terhadap beberapa rekan dengan dalih Agama.

Kami datang tanpa simbol dan atribut, jika hanya perbedaan warna kulit dan keyakinan menjadi pembatas maka tidak ada jalan bagi kamu untuk pulang dan rehat.

Terimakasih support kawan-kawan sektor barat dan partisan. Salam,"

Namun tidak dijelaskan secara rinci, berapa jumlah relawan serta wilayah tepat dimana relawan ini diterjunkan.

Unggahan ini pun langsung mendapat banyak komentar dari para netizen.

@tshirttokoh "Istirahat sejenak. Panjang umur semua hal baik."

@deecendhani_pages "Apapun yg diputuskan saya salut dan respek, relawan adalah manusia juga...masih byk koq yg membutuhkan ... Krn selayaknya siapapun, yang memerlukan bantuan ataupun yang memberi bantuan seharusnya saling menghargai, kooperatif dan saling menjaga"

@dpngstu14 "Terimakasih rekan rekan yang sudah merelakan waktu dan tenaga nya,maaf atas kelakuan oknum2 di daerah saya, terutama yang oknum yang mabuk agama, sangat si sesalkan sekali ketika yang lain sibuk saling menolong sesama."

@afy_oxz.id "Tetap semangat rekan rekan pejuang kebenaran"

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo menyatakan jika kabar relawan ditarik adalah hoax.

Ibrahim pun meminta kepada masyarakat supaya tidak terprovokasi pesan yang tersebar itu.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved