Berita Regional
Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta Lapor Polisi Dianiaya Atlet, Berawal Teguran Keras saat Latihan
Pelatih panjat tebing DKI Jakarta berinisial AH melaporkan atletnya sendiri, AS, ke Polsek Cakung, Jakarta Timur pada Senin (28/11/2022).
Tak lama ada satu orang lain mengejar AH dan kembali memukulnya. Orang itu disebut berinisial R.
Saat itu AH kembali berlari menyelamatkan diri, namun ditangkap oleh AJ seakan membantu untuk R melakukan pemukulan secara membabi buta. Kejadian itu sempat direkam oleh seseorang.
"Itu yang ada di video (penganiayaan) kedua. Itu yang saya ditangkap AJ dan dilepas lalu dipukuli lagi di situ," ujar AH.
Aksi penganiayaan itu disebut AH semakin menjadi. AS kembali mengejarnya untuk melempar batu yang sudah dibawa.
AH mengatakan, penganiayaan itu reda setelah pihak kepolisian datang. Polisi itu sebelumnya dihubungi oleh sekuriti.
"Jadi sekuriti di situ inisiatif panggil polisi. Saya ikut polisi karena merasa saya harus amankan diri," ucap AH.
AH menduga kuat, penganiayaan dialaminya itu juga melibatkan atlet panjat tebing senior berinisial AJ.
"Iya di situ jelas banget komandonya dari AJ. AJ itu datang, jalan berdua dari pelatnas itu sama (atlet lain) ZA," ujar AH.
Saat ini AH telah melaporkan atas dugaan penganiayaan yang dialami ke Polsek Cakung, Jakarta Timur.
Laporan AH telah teregister dengan Nomor LP/B/1231/XI/2022/SPKT/SEK.CK/RJT/PMJ. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Fakta Pelatih Panjat Tebing DKI Jakarta Babak Belur Dianiaya, Atlet Senior Diduga Terlibat"
Baca juga: Bayi Baru Lahir Ditemukan Menangis di Pekarangan Warga, Sempat Tak Digubris karena Dikira Hantu